PANGKEP — Komitmen terhadap dunia pendidikan kembali ditegaskan PT Pegadaian Kantor Wilayah VI Sulselbar Maluku melalui program sosial bertajuk Pegadaian Peduli.

Perusahaan BUMN tersebut menyalurkan bantuan renovasi gedung sekolah dan pagar untuk SD Aisyiyah Pangkep, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Kamis (21/5/2026).

Bantuan senilai Rp100 juta itu diwujudkan dalam bentuk material bahan bangunan yang akan digunakan untuk memperbaiki fasilitas sekolah demi menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan mendukung aktivitas belajar mengajar para siswa.

Penyaluran bantuan berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan.

Acara dibuka secara resmi oleh Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VI Sulselbar Maluku yang dalam kesempatan tersebut diwakili Deputi Operasional, Andi Syam.

Turut hadir dalam kegiatan itu Perwakilan Daerah Aisyiyah Hj. Rahmawati, Kepala Bagian TJSL Ika Ariani, Pimpinan Cabang CP Pangkep Ardiansyah, serta tokoh adat dan masyarakat sekitar yang memberikan apresiasi atas kepedulian Pegadaian terhadap dunia pendidikan.

Andi Syam menyampaikan bahwa program tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kontribusi nyata yang berkelanjutan.

“Pendidikan adalah fondasi penting bagi masa depan generasi bangsa. Kami berharap bantuan ini dapat membantu menciptakan fasilitas belajar yang lebih layak dan memberi semangat baru bagi para siswa maupun tenaga pendidik,” ujarnya.

Melalui program Pegadaian Peduli, perusahaan tidak hanya berfokus pada layanan keuangan, tetapi juga aktif mendukung pembangunan sosial masyarakat, termasuk sektor pendidikan yang menjadi salah satu pilar penting pembangunan daerah.

Pihak SD Aisyiyah Pangkep dan masyarakat sekitar pun menyambut baik bantuan tersebut.

Renovasi sekolah diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan siswa dalam menimba ilmu dan mendukung terciptanya proses pembelajaran yang lebih optimal.

Langkah Pegadaian ini menjadi potret kolaborasi antara dunia usaha dan masyarakat dalam membangun pendidikan yang lebih baik.

Di tengah gemuruh pembangunan, bantuan itu hadir layaknya “batu bata harapan” yang memperkuat masa depan generasi muda di Kabupaten Pangkep.