LUTIM – Pada hari Kamis(21/05/2026), bertempat di Ruang Meeting Bapperida Kabupaten Luwu Timur, diluncurkan secara bersamaan dua program yang dilaksanakan oleh Save the Children yaitu Program ELEVATE (Economic Livelihood Capabilities and Violence Elimination for Women) yang merupakan program pencegahan dan penanganan kekerasan berbasis gender melalui pemberdayaan ekonomi perempuan yang didukung oleh Uni Eropa. Program ini berlokasi di Kabupaten Luwu, Luwu Utara dan Luwu Timur dengan mitra Forum Pengada Layanan, LBH Apik, LPP Bone, Sulawesi Cipta Forum dan Wallacea.
Tujuan utama dari Program Elevate ini untuk memastikan perempuan dan anak perempuan terlindungi dari kekerasan berbasis gender (KBG) serta berdaya secara ekonomi untuk memutus siklus kerentanan berbasis gender. Program kedua yang juga diluncurkan adalah CORE (Cocoa Resilience and Empowerment) yang didukung oleh MARS adalah program yang berfokus pada upaya memperkuat pemenuhan hak anak, tata kelola perlindungan perempuan, sekaligus membangun ketangguhan ekonomi dan ketahanan iklim pada komunitas di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, Ibu Mutmainnah dari MARS menyampaikan bahwa Program CORE yang didukung oleh MARS selama tiga tahun ke depan berfokus membangun ketangguhan masyarakat di daerah pertanian kakao. ini memfokuskan pada penguatan ketahanan rumah tangga dan komunitas, penguatan tata kelola lokal, struktur komunitas, dan sistem multipihak, serta penguatan dan konsolidasi Model Desa Graduasi melalui pembelajaran dan kepemimpinan lokal.
Kick Off Elevate dan CORE dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapperida Luwu Utara, Ibu Andi Yuniati Adnan, S.PI.,M.Si. Dalam arahannya, beliau menyampaikan peran dari Bapperida sebagai fasilitator untuk koordinasi, kolaborasi dan komunikasi lintas OPD dipemerintahan Luwu Timur sekaligus mengawal dan mendorong program para mitra pembangunan agar dapat direplikasikan diwilayah lain di Luwu Timur.
Selain itu, kolaborasi merupakan kunci yang harus selalu dipegang bersama untuk memastikan anak-anak terus terlindungi, perempuan berdaya secara sosial dan ekonomi serta keluarga dan masyarakat menjadi tangguh dalam menghadapi krisis iklim.

Tinggalkan Balasan