MATASULSEL.ID, MAKASSAR – Komitmen memperkuat kepatuhan perpajakan di lingkungan aparatur negara kembali ditegaskan melalui audiensi antara Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara (Kanwil DJP Sulselbartra) bersama jajaran Komando Daerah Angkatan Udara II (Kodau II) di Makassar.
Kepala Kanwil DJP Sulselbartra, Imanul Hakim, didampingi pejabat eselon III, bertemu dengan Panglima Kodau II, Mochammad Untung Suropati, yang dalam kesempatan tersebut diwakili Kepala Staf Kodau II, Hermawan Widhianto.
Pertemuan berlangsung di Markas Kodau II, Makassar, dalam suasana hangat dan konstruktif.
Audiensi ini menjadi bagian dari penguatan sinergi antara Direktorat Jenderal Pajak dan jajaran TNI Angkatan Udara, khususnya dalam mendorong optimalisasi pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan di wilayah Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara.
Dalam sambutannya, Imanul Hakim menegaskan bahwa kolaborasi lintas institusi merupakan fondasi penting dalam membangun sistem perpajakan yang kuat dan berintegritas.
Menurutnya, kepatuhan pajak bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan wujud partisipasi aktif warga negara dalam menjaga kedaulatan dan mendukung pembangunan nasional.
“Kolaborasi antara DJP dan TNI Angkatan Udara mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat fondasi pembangunan. Kepatuhan perpajakan adalah bentuk nyata kontribusi terhadap negara,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya keteladanan aparatur negara, termasuk prajurit TNI, dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
Sebagai unsur pertahanan negara, anggota TNI dinilai memiliki peran strategis dalam memberikan contoh kepatuhan kepada masyarakat luas.
Sementara itu, Kepala Staf Kodau II, Hermawan Widhianto, menyatakan dukungan penuh terhadap program pemerintah di bidang perpajakan.
Ia menegaskan bahwa kepatuhan pajak merupakan bagian dari disiplin dan tanggung jawab prajurit, tidak hanya sebagai anggota militer, tetapi juga sebagai warga negara.
“Kami berharap melalui sosialisasi ini seluruh anggota dapat memahami tata cara pelaporan SPT Tahunan dengan baik dan melaksanakannya tepat waktu,” ungkapnya.
Sebagai rangkaian kegiatan, Kepala Kanwil DJP Sulselbartra turut membuka sosialisasi pelaporan SPT Tahunan bagi anggota Kodau II.
Materi yang disampaikan mencakup pemahaman kewajiban pelaporan, pemanfaatan layanan digital DJP, hingga asistensi langsung bagi prajurit yang memerlukan pendampingan.
Dalam arahannya, Imanul Hakim mengajak seluruh anggota Kodau II untuk melaporkan SPT Tahunan lebih awal melalui sistem Coretax yang kini mempermudah proses pelaporan secara cepat, aman, dan akurat.
“Kami mengimbau agar pelaporan tidak dilakukan mendekati batas akhir. Manfaatkan layanan digital melalui Coretax sehingga prosesnya lebih praktis dan efisien,” tegasnya.
Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dengan pemaparan materi, simulasi pengisian SPT, serta sesi diskusi dan tanya jawab.
Antusiasme peserta mencerminkan komitmen kuat jajaran Kodau II dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan perpajakan.
Melalui sinergi ini, Kanwil DJP Sulselbartra berharap kerja sama dengan TNI AU tidak hanya terbatas pada pelaporan SPT Tahunan, tetapi juga diperluas dalam program edukasi dan asistensi perpajakan lainnya.
Kolaborasi yang solid diharapkan mampu memperkuat penerimaan negara serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.


Tinggalkan Balasan