Makassar, matasulsel.id – Semangat, kecerdasan, dan kecintaan terhadap dunia kemaritiman berpadu dalam Grand Final Putra Putri Maritim Sulawesi Selatan 2026, Sabtu (23/7/2026).
Sebanyak 23 finalis terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan tampil memukau setelah melewati rangkaian seleksi dan masa karantina yang penuh tantangan.
Ajang bergengsi ini bukan sekadar memilih sosok yang berpenampilan menarik, tetapi mencari generasi muda yang memiliki wawasan kemaritiman, karakter kepemimpinan, kemampuan komunikasi, serta komitmen menjadi duta yang mampu membawa nama baik Sulawesi Selatan hingga tingkat nasional.
Penilaian grand final dilakukan secara profesional oleh dewan juri yang terdiri atas :
1.Ratnasari, S.Pi., M.Si.
2.Achmad Zulkarnaen Zaenal, S.E., M.M.
3.Ian Imanuel Fidhatami, S.Si., M.Si.
4.Selfy Maulidya, S.M., M.M.
5.Ir. Ichal Logen, S.T., IPP.
Setelah melalui proses penilaian yang berlangsung ketat dan penuh pertimbangan, dewan juri menetapkan Verdi Waliyuddin dari Kota Makassar sebagai Putra Maritim Sulawesi Selatan 2026, sementara gelar Putri Maritim Sulawesi Selatan 2026 diraih oleh Khusnul Fatimah dari Kabupaten Bulukumba.
Keduanya akan mengemban amanah sebagai wajah kemaritiman Sulawesi Selatan dan dipersiapkan untuk mewakili provinsi ini pada ajang Putra Putri Maritim tingkat Nasional.
Menentukan pemenang bukanlah perkara mudah. Proses scoring berlangsung sangat alot karena seluruh finalis menunjukkan kualitas yang membanggakan.
Dewan juri tidak hanya mengacu pada nilai saat malam grand final, tetapi juga mempertimbangkan hasil penilaian selama masa karantina, kedisiplinan, etika, kemampuan bekerja sama, wawasan kemaritiman, tinggi badan sesuai ketentuan, hingga kecakapan menjawab pertanyaan secara kritis, lugas, dan percaya diri di hadapan para juri.
Seluruh keputusan diambil berdasarkan akumulasi data penilaian dan pemenuhan berbagai persyaratan yang harus dimiliki seorang Duta Maritim, sehingga hasil yang ditetapkan benar-benar mencerminkan sosok yang layak menjadi representasi Sulawesi Selatan.
Namun, malam grand final ini sejatinya tidak hanya melahirkan seorang putra dan seorang putri terbaik. Ke-23 finalis adalah pemenang. Mereka telah membuktikan keberanian untuk keluar dari zona nyaman, menjalani karantina yang disiplin, belajar memahami potensi kemaritiman daerah, mengasah kemampuan berbicara di depan publik, membangun kerja sama tim, serta menempa karakter sebagai generasi muda yang siap menginspirasi.
Perjalanan mereka menjadi bukti bahwa keberhasilan tidak lahir dalam semalam. Di balik senyum di atas panggung, terdapat latihan, pengorbanan waktu, semangat pantang menyerah, serta tekad untuk membawa nama daerah masing-masing dengan penuh kebanggaan.
Semoga Putra Putri Maritim Sulawesi Selatan 2026 dapat menjadi duta yang tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga mampu mengajak generasi muda untuk semakin mencintai laut, menjaga kelestarian sumber daya pesisir, serta terus menggaungkan potensi maritim Sulawesi Selatan sebagai kekuatan besar menuju Indonesia sebagai poros maritim dunia.
Selamat kepada para pemenang dan seluruh finalis. Kalian telah membuktikan bahwa semangat, dedikasi, dan cinta terhadap maritim adalah kemenangan yang sesungguhnya. (*)

Tinggalkan Balasan