MATASULSEL.ID – Memperingati Hari Anak Nasional 2026, Srikandi PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Makassar bersama Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK) UPT Makassar serta Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UPT Makassar menggelar kegiatan edukasi bertajuk Peduli Kesehatan Gigi dan Mulut di SD Inpres Sambung Jawa II, Makassar.

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian PLN dalam mendukung tumbuh kembang anak melalui edukasi kesehatan dan keselamatan yang disampaikan secara ramah anak.

Mengusung semangat Hari Anak Nasional, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pengetahuan tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, tetapi juga membekali para siswa dengan pemahaman mengenai keselamatan di sekitar instalasi kelistrikan.

Edukasi ini diharapkan dapat membentuk kebiasaan hidup sehat sekaligus meningkatkan kesadaran anak terhadap potensi bahaya di lingkungan sekitar.

Kegiatan dihadiri Ketua Srikandi PLN UPT Makassar, Devy Nurfitriana Qadarsih, Ketua PIKK UPT Makassar, Yuti Kamran, Wakil Ketua YBM PLN UPT Makassar, Andi Muh. Sabran M., serta Kepala SD Inpres Sambung Jawa II, Muh. Ikbal, S.Pd. Edukasi kesehatan disampaikan langsung oleh dokter gigi, drg. Amallia Hendra, yang mengajak para siswa memahami pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut sejak usia dini.

Dengan metode penyampaian yang interaktif, para siswa diajak mengenal cara menyikat gigi yang benar, memahami pentingnya menjaga kesehatan gigi untuk mendukung aktivitas belajar, serta membiasakan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Antusiasme para peserta terlihat saat mereka aktif bertanya dan mempraktikkan teknik menyikat gigi sesuai arahan narasumber.

Selain edukasi kesehatan, Srikandi PLN UPT Makassar juga memberikan sosialisasi mengenai keselamatan ketenagalistrikan.

Anak-anak diberikan pemahaman tentang bahaya bermain layang-layang di sekitar tower maupun jaringan transmisi listrik, serta pentingnya menjaga jarak dari infrastruktur kelistrikan demi menghindari risiko kecelakaan.

Materi keselamatan tersebut dikemas dengan bahasa sederhana sehingga mudah dipahami anak-anak.

Melalui pendekatan ini, diharapkan mereka dapat menjadi pelopor keselamatan di lingkungan keluarga maupun sekolah dengan tidak bermain di area berbahaya serta mengingatkan teman-temannya untuk selalu berhati-hati.

Ketua Srikandi PLN UPT Makassar, Devy Nurfitriana Qadarsih, mengatakan bahwa Hari Anak Nasional menjadi momentum penting untuk memberikan edukasi yang bermanfaat bagi masa depan anak-anak, tidak hanya dari sisi kesehatan tetapi juga keselamatan.

“Anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang harus mendapatkan hak untuk tumbuh sehat, belajar dengan nyaman, dan berada di lingkungan yang aman. Karena itu kami ingin menghadirkan edukasi yang dapat mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik menjaga kesehatan gigi maupun memahami pentingnya keselamatan di sekitar jaringan listrik,” ujarnya.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, YBM PLN UPT Makassar turut menyerahkan bantuan kepada seluruh peserta sosialisasi.

Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan semangat bagi anak-anak untuk terus menerapkan kebiasaan hidup sehat sekaligus menjadi motivasi dalam belajar.

Kepala SD Inpres Sambung Jawa II, Muh. Ikbal, S.Pd., mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan Srikandi PLN UPT Makassar, PIKK, dan YBM PLN UPT Makassar.

Menurutnya, edukasi seperti ini sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan yang tidak hanya berguna bagi anak di sekolah, tetapi juga dapat diterapkan di lingkungan keluarga.

Melalui kegiatan tersebut, PLN UPT Makassar menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program tanggung jawab sosial yang berdampak positif bagi masyarakat.

Peringatan Hari Anak Nasional 2026 pun menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, peduli terhadap keselamatan, serta siap menyongsong masa depan yang lebih baik.