Makassar, matasulsel.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh atlet Turatea Horseback Archery (HBA) Kabupaten Jeneponto pada ajang Rektor Unhas Cup II Kejuaraan Berkuda dan Memanah Tingkat Nasional yang berlangsung di Kampus Universitas Hasanuddin, Tamalanrea, Makassar, 18–19 Juli 2026.

Kontingen yang beberapa hari sebelumnya dilepas secara resmi oleh Wakil Ketua PN Jeneponto Reski Yanuar di Taman Patung Kuda Passamaturukang, Kabupaten Jeneponto, berhasil menjawab kepercayaan masyarakat dengan mempersembahkan sejumlah podium pada cabang Endurance Berkuda dan Ground Archery, bersaing dengan atlet-atlet dari berbagai daerah di Indonesia.

Prestasi tersebut semakin mengukuhkan Kabupaten Jeneponto sebagai salah satu daerah yang terus menunjukkan perkembangan signifikan dalam olahraga berkuda dan memanah. Keberhasilan para atlet Turatea Horseback Archery menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan mulai membuahkan hasil di tingkat nasional.

Pada nomor Endurance Senior, atlet Turatea Horseback Archery berhasil meraih dua podium bergengsi, yakni :
* Juara II Endurance Senior diraih oleh Irpan Daeng Tika.
* Juara III Endurance Senior diraih oleh Abidin bersama kuda Perbut.

Sementara itu, prestasi membanggakan juga lahir dari cabang Ground Archery. Atlet muda Jeneponto Alzena Hafizah Alfathunissa berhasil meraih Juara II Ground Archery pada Kategori SD Kelas 1–3, membuktikan bahwa pembinaan atlet usia dini di Turatea Horseback Archery mulai melahirkan bibit-bibit unggul yang siap bersaing di level nasional.

Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian yang sangat membanggakan karena diraih pada salah satu kejuaraan berkuda dan memanah paling bergengsi di Indonesia Timur yang diselenggarakan oleh Universitas Hasanuddin.

Ajang ini diikuti oleh atlet-atlet dari berbagai provinsi dan menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian talenta olahraga berkuda dan memanah nasional.

Pembina Turatea Horseback Archery sekaligus Wakil Ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Jeneponto, Riski Yanuar, yang turut mendampingi langsung para atlet hingga ke arena pertandingan, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas prestasi yang berhasil diraih.

Menurutnya, kemenangan tersebut bukan hanya milik para atlet, tetapi menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Kabupaten Jeneponto.

“Selamat kepada seluruh atlet yang telah berjuang dengan penuh semangat dan sportivitas. Prestasi ini adalah kebanggaan bagi Kabupaten Jeneponto. Terima kasih kepada para pelatih, pembina, orang tua, dan seluruh masyarakat yang terus memberikan doa dan dukungan. Mari kita jadikan capaian ini sebagai motivasi untuk terus berkembang dan melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing hingga tingkat internasional,” ungkapnya.

Riski Yanuar menambahkan bahwa olahraga berkuda dan memanah bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi media pembentukan karakter, disiplin, keberanian, serta persaudaraan yang harus terus dijaga dan dikembangkan.

Senada dengan itu, Ketua Turatea Horseback Archery Ricardi Kholik, menilai keberhasilan meraih podium pada Rektor Unhas Cup II menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga kemasyarakatan di Kabupaten Jeneponto berjalan ke arah yang positif. Melalui latihan yang konsisten, semangat kebersamaan, dan dukungan berbagai pihak, Turatea Horseback Archery mampu tampil sejajar dengan komunitas-komunitas berkuda terbaik di Indonesia.

Prestasi ini sekaligus memperkuat identitas Jeneponto sebagai *”Kabupaten Berkuda”*, sebuah daerah yang memiliki sejarah, budaya, dan potensi besar dalam pengembangan olahraga berkuda. Kehadiran atlet-atlet Turatea di podium nasional menjadi bagian dari upaya memperkenalkan pesona kuda Jeneponto sebagai salah satu kekuatan olahraga, budaya, dan pariwisata daerah.

Ke depan, Turatea Horseback Archery menargetkan pembinaan yang lebih intensif agar para atlet tidak hanya berprestasi di tingkat regional dan nasional, tetapi juga mampu mewakili Indonesia pada berbagai kejuaraan internasional.

Oleh karena itu, dukungan dari Pemerintah Kabupaten Jeneponto, KORMI Kabupaten Jeneponto, dunia usaha, serta seluruh elemen masyarakat diharapkan semakin kuat agar olahraga kemasyarakatan, khususnya berkuda dan memanah, dapat berkembang menjadi kebanggaan daerah sekaligus melahirkan generasi muda yang sehat, tangguh, berkarakter, dan berprestasi.

Sebagaimana semangat yang selalu digaungkan keluarga besar Turatea Horseback Archery:

“Paentengi Siri’na Tubaranina Jeneponto. Kualeangi Tallanga Natoalia.”

Ungkapan tersebut bukan sekadar slogan, tetapi menjadi tekad seluruh keluarga besar Turatea Horseback Archery untuk terus menjaga kehormatan Jeneponto melalui prestasi, sportivitas, dan pengabdian. Raihan podium di Rektor Unhas Cup II menjadi bukti bahwa dengan pembinaan yang serius, mimpi menghadirkan atlet-atlet Jeneponto di panggung nasional bahkan internasional bukanlah sesuatu yang mustahil. Selamat kepada seluruh atlet Turatea Horseback Archery yang telah mengharumkan nama Kabupaten Jeneponto.

Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi generasi muda Turatea untuk terus berlatih, berprestasi, dan mengukir sejarah baru bagi Bumi Turatea. (*)