MATASULSEL.ID, MAKASSAR – Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan kembali menghadirkan program tahunan Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 sebagai wujud komitmen menjaga ketersediaan uang layak edar sekaligus melestarikan tradisi berbagi Tunjangan Hari Raya (THR) di tengah masyarakat.
Kegiatan ini resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan Rizki E. Wimanda di Makassar.
Turut hadir Ketua MUI Sulawesi Selatan, Ketua Perbanas Sulsel, jajaran perbankan, pengurus yayasan masjid, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Pada Ramadan tahun ini, BI Sulsel menyiapkan 26.143 paket penukaran uang baru di 120 titik layanan, meningkat 61 persen dibandingkan realisasi tahun 2025 yang mencapai 16.243 paket.
Kenaikan ini sejalan dengan proyeksi kebutuhan uang kartal Ramadan 2026 yang tumbuh 5 persen (yoy) menjadi Rp4,5 triliun, didorong oleh pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya mobilitas masyarakat.
Untuk memastikan layanan optimal, BI Sulsel bersinergi dengan 31 perbankan menghadirkan empat skema layanan penukaran:
Pertama, Layanan Sinergi Perbankan sebanyak 7.000 paket, berlangsung 24 Februari–13 Maret 2026 di 70 loket bank, terdiri atas 20 loket di Makassar dan 50 loket di luar Makassar.
Kedua, Layanan Ritel Rumah Ibadah sebanyak 3.000 paket, digelar 24 Februari–10 Maret 2026 di 10 masjid, yakni empat titik di Makassar dan enam titik di Kabupaten Gowa, Takalar, Enrekang, Pangkep, Malili, serta Kepulauan Selayar.
Ketiga, Layanan Terpadu sebanyak 12.000 paket, dilaksanakan 25 Februari–12 Maret 2026 di tujuh lokasi strategis: Gedung Balai Prajurit M. Jusuf Makassar, Balla Lompoa Gowa, Masjid Al Markaz Maros, Gedung Amatoa Bulukumba, Islamic Center Parepare, Hotel Novena Bone, dan Pelataran Ruang Pola Kantor Wali Kota Palopo.
Keempat, Layanan Tematik “Serambi Phinisi” sebanyak 600 paket yang akan menjangkau wilayah kepulauan pada 8 Maret 2026, meliputi Pulau Tanakeke (Takalar), Pulau Lae-Lae, dan Pulau Barang Lompo.
Setiap masyarakat dapat menukarkan uang maksimal Rp5,3 juta per orang, dengan rincian pecahan Rp50.000, Rp20.000, Rp10.000, Rp5.000, Rp2.000, dan Rp1.000 sesuai kuota yang ditetapkan.
Khusus tahun ini, masyarakat juga dapat menukarkan Uang Rupiah Khusus (URK) Rp75.000 maksimal 200 lembar atau senilai Rp15 juta per orang.
Untuk mendapatkan layanan, masyarakat diwajibkan melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui aplikasi PINTAR di https://pintar.bi.go.id�, hadir sesuai jadwal dan lokasi yang dipilih, serta membawa bukti pemesanan, KTP, dan uang tunai yang akan ditukarkan.
Kepala Perwakilan BI Sulsel, Rizki E. Wimanda, mengingatkan masyarakat agar merawat uang rupiah dengan prinsip 5J (Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Jangan Diremas, Jangan Distapler, dan Jangan Dibasahi), serta mewaspadai uang palsu melalui metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang).
Ia juga mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak selama Ramadan dan Idulfitri.
Sementara itu, Fatmawati Rusdi menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan SERAMBI 2026 yang dinilai menjadi momentum penting dalam memastikan ketersediaan uang layak edar sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Rupiah di Sulawesi Selatan.
Melalui SERAMBI 2026, Bank Indonesia menegaskan perannya tidak hanya sebagai otoritas moneter, tetapi juga sebagai penggerak sinergi dan penjaga tradisi ekonomi masyarakat di bulan suci Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri.


Tinggalkan Balasan