Jeneponto, matasulsel.id – Menjelang peringatan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah akhir Mei 2026, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Wahdah Islamiyah Kabupaten Jeneponto siap memperkuat kolaborasi strategis dengan Pemerintah Kabupaten Jeneponto melalui program unggulan “Tebar Kurban Nusantara Bahagia”.

Langkah ini diambil untuk memastikan pelaksanaan ibadah kurban tidak hanya berjalan sesuai syariat, namun juga memberikan dampak sosial-ekonomi yang nyata bagi masyarakat di Bumi Turatea.

Ketua DPD Wahdah Islamiyah Jeneponto, Ustaz Basir, mengungkapkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap panitia kurban bentukan Wahdah Islamiyah terus meningkat signifikan sejak pertama kali dikelola secara terbuka dan terorganisir pada tahun 2018.

Hingga laporan terbaru per awal Mei 2026, data sementara hewan kurban yang telah teregistrasi di panitia mencapai 46 ekor sapi dan 2 ekor kambing. Jumlah ini berasal dari berbagai kelompok masyarakat yang dikelola oleh DPD Wahdah islamiyah.

Kelompok Muslimah Wahdah Daerah (MWD) : 30 ekor sapi dan 2 ekor kambing.
Kelompok Ikhwa/Pengurus Daerah : 16 ekor sapi (termasuk titik distribusi khusus di Manyumbeng, Kec. Binamu).

“Angka ini masih bersifat sementara dan kami optimis akan terus bertambah signifikan hingga hari pelaksanaan. Kepercayaan ini bukan hanya dari kader, tetapi juga tokoh masyarakat dan warga umum yang mempercayakan pemotongan hingga distribusi kurbannya kepada kami,” ujar Ustaz Basir dalam keterangan.

Melanjutkan kesuksesan kolaborasi tahun 2025, pelaksanaan tahun ini tetap mengedepankan prinsip Profesionalitas dan Ketepatan Sasaran. Wahdah Islamiyah bersama Pemerintah Kabupaten Jeneponto telah memetakan kelompok prioritas penerima manfaat, yaitu:
1. Keluarga dengan berisiko stunting.
2. Masyarakat dalam kategori miskin ekstrem.
3. Kelompok lansia, disabilitas, dan kaum duafa.
4. Para santri, Da’i di berbagai pondok binaan.
5. Masyarakat sekitar

Untuk menjaga higienitas dan ketertiban, pusat pemotongan akan dipusatkan di SD IT Ulul Albab, Kompleks Perumahan Aprilia, Kelurahan Balang, Kecamatan Binamu. Namun, guna menjangkau wilayah pelosok, panitia juga telah membentuk kepanitiaan di 11 kecamatan dan masjid-masjid binaan yang tersebar di seluruh Kabupaten Jeneponto.

“Kami ingin memastikan bahwa daging kurban tidak menumpuk di kota saja, tetapi menyentuh mereka yang di desa-desa yang mungkin jarang menikmati daging sepanjang tahun,” tambah Ustaz Basir.

Selain itu Program Tebar Qurban Bahagia didukung oleh para profesional diantaranya Juleha (Juru Sembelih Halal) dan Turatea Kurir serta beberapa kelompok masyarakat.

Program “Tebar Kurban Bahagia” 2026 ini diharapkan menjadi role model kolaborasi antara ormas Islam dan pemerintah daerah serta kelompok masyarakat lainnya dalam mengelola potensi kurban secara sistematis. Dengan pengelolaan yang profesional, ibadah kurban bertransformasi menjadi solusi nyata dalam membantu program pemerintah, khususnya dalam pemenuhan gizi protein hewani bagi masyarakat yang membutuhkan.

Wahdah Islamiyah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam program ini, demi mewujudkan Jeneponto yang lebih religius, sejahtera, dan bebas stunting.

Kontak panitia Qurban DPD Wahdah Islamiyah Kabupaten Jeneponto
Sekretariat: Kompleks SD IT Ulul Albab, Kel. Balang, Kec. Binamu
Hp : 0858-2527-7231