MAKASSAR — Perayaan ulang tahun ke-8 NIPAH PARK sukses berubah jadi magnet anak muda.
Selama 23–25 April 2026, Main Atrium dipenuhi vibe festival mini yang penuh warna, dengan puncaknya penampilan dari Barasuara yang langsung mendongkrak jumlah pengunjung hingga tembus 11.462 orang.
Band indie-pop dengan energi eksplosif ini tampil all out membawakan 10 lagu andalan, menciptakan atmosfer yang bikin penonton larut tanpa jeda.
Sebelum itu, panggung dipanaskan oleh Natinson yang sukses membangun mood crowd sejak awal. Hasilnya? Lonjakan kunjungan naik 21% saat momen konser berlangsung.
Bukan sekadar konser gratis, kehadiran Barasuara jadi simbol bagaimana NIPAH PARK terus berevolusi mengikuti selera generasi sekarang.
Mall ini bukan lagi cuma tempat belanja, tapi sudah menjelma jadi playground lifestyle yang hidup dan relevan.
Di luar panggung musik, rangkaian acara juga padat tapi tetap fun. Mulai dari Kids Activity bareng Kanva, Timezone, Funworld, dan Kidzlandia, hingga sensory class gratis dari Liebe Centre.
Buat yang ingin gerak aktif, ada sesi Body Combat, Zumba, Yoga, sampai Poundfit hasil kolaborasi dengan Fithub dan Suka Bikin Event.
Sementara itu, pecinta kopi dimanjakan lewat Coffee Session yang menghadirkan talkshow santai bersama Didit Palisuri dan Ryan Dana Syarif, plus sesi coffee cupping dari Backhaus—sebuah kombinasi antara ngobrol cerdas dan eksplor rasa.
Property General Manager Kalla Property, Aswan Amiruddin, menyebut perayaan ini sebagai bentuk apresiasi untuk semua pihak yang sudah menjadi bagian dari perjalanan panjang NIPAH PARK.
Ia menegaskan bahwa setiap momen kebersamaan yang tercipta menjadi bahan bakar untuk terus berbenah.
Hal senada disampaikan Operational Manager NIPAH PARK & Office, Andi Muhammad Imam Rafsanjani.
Ia menekankan bahwa perayaan ini bukan hanya soal merayakan usia, tetapi juga menguji kesiapan operasional dalam menghadapi lonjakan pengunjung sekaligus meningkatkan kualitas pengalaman.
Dengan konsep yang makin inklusif dan penuh kolaborasi, NIPAH PARK mempertegas posisinya sebagai destinasi gaya hidup yang bukan cuma ramai, tapi juga punya “jiwa”.
Anniversary ke-8 ini bukan sekadar angka—ini adalah sinyal bahwa ruang publik bisa jadi panggung pengalaman yang terus berkembang, mengikuti denyut generasi.

Tinggalkan Balasan