MAKASSAR – Mal Ratu Indah (MaRI) mulai memanaskan euforia menuju perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-26 yang akan digelar November mendatang.

Salah satunya melalui Artcade, aktivasi komunitas yang mengubah area parkir menjadi ruang kreatif yang mempertemukan UMKM, komunitas, olahraga, otomotif, kolektor, hingga musik.

 

Digelar pada Minggu, 27 September 2026, Artcade mengambil lokasi di area Arcade atau Area Parkir Toraja Mal Ratu Indah.

Konsep tersebut menghadirkan suasana berbeda dari aktivitas mal pada umumnya, dengan menjadikan ruang yang selama ini identik sebagai tempat kendaraan sebagai area publik untuk berkumpul dan beraktivitas.

 

Artcade dirancang sebagai ruang yang terbuka bagi berbagai kalangan.

Sebanyak 15 UMKM lokal ambil bagian dengan menawarkan beragam produk, mulai dari kuliner, minuman matcha kekinian, makanan berat, camilan, hingga produk kreatif dan lifestyle.

 

Pengunjung juga dapat menemukan berbagai produk art and craft, parfum, 3D print toys dan action figure, clothing, hingga bunga segar.

 

Keberagaman tenant membuat Artcade tidak sekadar menjadi tempat berbelanja. Area tersebut sekaligus menjadi titik temu bagi masyarakat untuk menikmati aktivitas bersama keluarga, teman maupun komunitas.

 

Semangat komunitas menjadi salah satu daya tarik utama dalam kegiatan tersebut.

Sejumlah aktivitas olahraga turut dihadirkan untuk mengajak masyarakat menikmati kegiatan yang lebih aktif sekaligus memperluas interaksi antara pengunjung dan komunitas.

 

Salah satunya melalui MaRI Berlari yang menggandeng komunitas Punk Rock & Run.

Selain itu, MaRI Bersepeda dibuka untuk masyarakat umum dan diikuti ratusan peserta.

 

Kehadiran dua aktivitas tersebut memperkuat konsep Artcade sebagai ruang interaksi yang lebih santai dan inklusif.

Masyarakat tidak hanya datang untuk menikmati fasilitas mal, tetapi juga dapat terlibat langsung dalam aktivitas komunitas.

 

Dari Mobil Klasik hingga Koleksi Diecast

 

Tidak berhenti pada olahraga dan UMKM, Artcade juga membawa unsur otomotif dan hobi ke dalam satu kawasan.

 

Melalui Timeless Wheels, pengunjung diajak menikmati nuansa retro lewat deretan mobil klasik yang menjadi salah satu daya tarik kegiatan.

Sementara bagi penggemar mainan dan dunia koleksi, tersedia Radio Control Gathering serta Diecast Show.

 

Ragam aktivitas tersebut membuat Artcade memiliki karakter yang berbeda.

Dalam satu kawasan, pengunjung dapat menemukan kuliner, produk kreatif, olahraga, otomotif, koleksi, hingga hiburan musik.

 

Memasuki sore hingga malam hari, suasana Artcade semakin semarak dengan penampilan musisi lokal Jasmine Risach dan Jimbo.

Musik menjadi pelengkap rangkaian kegiatan sekaligus menjaga atmosfer kawasan Arcade tetap hidup hingga malam.

 

Marketing & Communication Manager Kalla Property, Datu Primadona Husain, mengatakan Artcade menjadi salah satu bentuk eksplorasi MaRI dalam menghadirkan pengalaman berbeda bagi masyarakat.

 

“Artcade menjadi salah satu bentuk eksplorasi MaRI dalam menghadirkan pengalaman yang berbeda bagi masyarakat. Kami mencoba memanfaatkan area yang selama ini identik sebagai area parkir menjadi ruang yang dapat digunakan untuk berkumpul, beraktivitas, menikmati produk UMKM, komunitas, hingga hiburan,” ujar Datu Primadona Husain.

 

Menurut Ona, sapaan akrab Datu Primadona Husain, keberagaman aktivitas yang ditempatkan dalam satu area diharapkan mampu menciptakan ruang yang dapat dinikmati masyarakat dengan beragam minat dan usia.

 

“Kami melihat antusiasme masyarakat cukup positif. Ini menjadi pengalaman baru yang ingin terus kami kembangkan, bagaimana sebuah area di Mal Ratu Indah dapat memiliki fungsi yang lebih luas sebagai ruang interaksi dan community gathering,” tambahnya.

 

Area Parkir Bertransformasi Jadi Ruang Publik

 

Pemanfaatan area parkir sebagai lokasi kegiatan menjadi salah satu karakter utama Artcade.

Melalui penataan tenant UMKM, area komunitas, otomotif, olahraga dan panggung musik, ruang yang biasanya digunakan untuk kendaraan bertransformasi menjadi area dengan nuansa festival.

 

Konsep tersebut sekaligus memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung MaRI. Mereka yang datang untuk berbelanja dapat melanjutkan aktivitas dengan menikmati berbagai kegiatan di area Arcade.

 

Sebaliknya, masyarakat yang datang khusus untuk mengikuti Artcade dapat menikmati suasana sore hingga malam sambil berinteraksi dengan komunitas dan menjelajahi berbagai tenant yang tersedia.

 

Kehadiran 15 UMKM lokal juga memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produknya kepada audiens yang lebih luas.

Produk yang ditawarkan tidak hanya kuliner, tetapi juga mencakup fashion, art and craft, koleksi, hingga berbagai produk lifestyle.

 

Artcade pada akhirnya menjadi titik pertemuan antara pelaku UMKM, komunitas dan masyarakat dalam suasana yang lebih informal.

 

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian menuju HUT ke-26 Mal Ratu Indah yang akan dirayakan pada November 2026.

Artcade menjadi salah satu pembuka rangkaian perayaan sekaligus memperlihatkan arah aktivitas MaRI dalam menghadirkan pengalaman yang lebih beragam bagi masyarakat.

 

Ke depan, Mal Ratu Indah akan melanjutkan berbagai program dalam menyambut usia ke-26.

Rangkaian tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi MaRI bukan hanya sebagai destinasi berbelanja, tetapi juga sebagai ruang publik untuk berkumpul, berinteraksi, berekspresi dan menikmati hiburan.

 

Dengan Artcade, area parkir pun mendapat fungsi baru. Bukan sekadar tempat kendaraan berhenti, tetapi menjadi ruang tempat komunitas bergerak, UMKM bertemu pelanggan, hobi menemukan panggung, dan masyarakat menikmati akhir pekan dalam satu kawasan.