BARCELONA, SPANYOL — ZTE Corporation resmi menjalin kemitraan strategis dengan Telkomsel melalui penandatanganan Strategic Partnership Agreement (SPA) dalam ajang MWC Barcelona 2026.

Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat pengembangan jaringan cerdas dan adaptif berbasis teknologi terkini, sekaligus mempercepat transformasi digital di Indonesia.

Kemitraan tersebut berfokus pada pengembangan solusi jaringan berbasis kecerdasan buatan (AI) serta inovasi di sektor enterprise.

Kedua perusahaan berkomitmen menghadirkan pengalaman digital yang lebih andal, inklusif, dan bernilai bagi pelanggan maupun pelaku industri di Tanah Air.

Tiga Pilar Strategis Kolaborasi

Sebagai fondasi kerja sama, ZTE dan Telkomsel mengusung tiga pilar utama untuk mendorong akselerasi digital:

1. AI-native RAN untuk Layanan Lebih Cerdas

Kedua pihak akan mengeksplorasi penerapan AI-native Radio Access Network (RAN) guna menghadirkan layanan 5G yang lebih adaptif dan berorientasi pada pengalaman pelanggan.

Uji coba modul AIREngine pada platform BBU V9200 dirancang untuk memungkinkan pengelolaan jaringan berbasis pengalaman (experience-based network management), sehingga kualitas layanan dapat terjaga secara konsisten.

2. Ekspansi Edge User Plane untuk Inklusi Digital

Dalam upaya memperluas akses broadband, terutama di wilayah terpencil, ZTE dan Telkomsel akan memperluas implementasi Edge User Plane (UPF).

Teknologi ini memungkinkan pemrosesan data lebih dekat dengan pengguna, sehingga mampu menurunkan latensi, meningkatkan efisiensi jaringan, serta memperkuat stabilitas layanan di berbagai daerah.

3. Inovasi Solusi Enterprise Berbasis AI

Kolaborasi ini juga mencakup pengembangan solusi enterprise melalui program inovasi bersama. Lewat uji coba terarah, kedua perusahaan akan mengidentifikasi berbagai use case AI yang relevan, terukur, dan aplikatif untuk mendukung kebutuhan industri di Indonesia.

Komitmen Perkuat Ekosistem Digital

Direktur Planning & Transformation Telkomsel, Wong Soon Nam, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya Telkomsel dalam menghadirkan layanan yang semakin berorientasi pada pelanggan.

“Melalui integrasi kapabilitas jaringan cerdas berbasis AI, kami ingin meningkatkan keandalan layanan, memperluas akses broadband yang inklusif, serta membuka peluang baru bagi pelanggan dan pelaku industri di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, President Director ZTE Indonesia, Richard Liang, menyebut transformasi digital Indonesia tengah berada dalam momentum positif seiring meningkatnya adopsi teknologi di berbagai sektor.

“Bersama Telkomsel, kami berkomitmen menghadirkan jaringan yang lebih cerdas dan adaptif guna menjawab kebutuhan pengguna dan industri yang terus berkembang,” katanya.

Ia menambahkan, peningkatan efisiensi jaringan dan fokus pada pengalaman layanan diharapkan dapat mendorong pertumbuhan digital berkelanjutan, memperluas adopsi teknologi lintas sektor, serta membangun ekosistem digital yang tangguh dan inklusif di Indonesia.