MAKASSAR, MATASULSEL.ID — Yayasan Rumah Mama (YRM) Sulawesi Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong terwujudnya masyarakat yang setara, adil gender, inklusif, dan transformatif melalui penguatan kapasitas anak dan remaja di Kota Makassar.

Program ini dilaksanakan di tiga kecamatan yang melibatkan 10 kelurahan, bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar serta mendapat dukungan dari Kedutaan Irlandia di Jakarta.

Kegiatan penguatan kapasitas ini menyasar anak dan remaja sebagai kelompok strategis dalam upaya pencegahan kekerasan dan perlindungan hak anak.

Materi yang diberikan mencakup hak-hak anak, perlindungan anak, berbagai bentuk kekerasan beserta regulasi hukum yang mengaturnya, kekerasan seksual, kekerasan dalam pacaran, hingga kesehatan reproduksi remaja.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini Kepala Bidang Perlindungan Khusus Anak DPPPA Kota Makassar, Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak DPPPA Kota Makassar, serta Direktur Yayasan Rumah Mama Sulawesi Selatan.

Koordinator Program YRM, Ni Nyoman Anna, menegaskan pentingnya peran aktif anak dan remaja dalam sistem perlindungan anak di tingkat komunitas.

“Kami berharap para peserta memahami peran strategis yang dapat mereka lakukan sebagai Forum Anak, remaja masjid dan gereja, karang taruna, serta pengurus OSIS, agar mampu menjadi Pelopor dan Pelapor dalam upaya perlindungan anak di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Yayasan Rumah Mama Sulawesi Selatan sendiri telah aktif sejak tahun 2019 dalam melaksanakan berbagai program yang berfokus pada advokasi perempuan, sosial inklusi, serta membangun kemitraan dengan jejaring multi-pihak, baik pemerintah maupun non-pemerintah.

Direktur Yayasan Rumah Mama Sulawesi Selatan, Lusia Palulungan, menyampaikan bahwa kerja sama dengan Pemerintah Kota Makassar telah terjalin dalam berbagai program pemberdayaan dan penguatan kapasitas kelompok rentan.

“Sebelumnya, YRM telah bekerja sama dengan Pemerintah Kota Makassar melalui sejumlah program pemberdayaan dan penguatan kapasitas kelompok rentan. Program ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan kami untuk memperkuat sistem perlindungan anak di tingkat komunitas,” jelasnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program YRM bertajuk “Membangun Sistem Perlindungan Anak Berbasis Komunitas di Daerah Pesisir dan Kumuh Perkotaan melalui Penguatan Kapasitas dan Kolaborasi Multi Pihak.”

Melalui program ini, YRM menjangkau sebanyak 100 peserta anak dan remaja yang merupakan perwakilan dari berbagai kelompok anak dan remaja di 10 kelurahan di Kota Makassar.

Dengan penguatan kapasitas ini, YRM berharap anak dan remaja tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan ramah anak di komunitasnya masing-masing.