Kuala Lumpur – Waldorf Astoria Kuala Lumpur memperkenalkan visi kulinernya, yang kini dipimpin oleh dua chef kelas dunia, Garima Arora dan Jean-Georges Vongerichten.
Kehadiran keduanya membawa pendekatan yang segar, menghadirkan pengalaman bersantap yang terasa hidup dan terus berkembang.
Melalui inisiatif ini, Waldorf Astoria Kuala Lumpur menempatkan posisinya di garis depan lanskap gastronomi kawasan, sebagai ruang di mana cita rasa, seni, dan budaya berpadu secara natural.
“Menciptakan momen yang benar-benar berkesan bagi para tamu selalu menjadi inti dari Waldorf Astoria,” ujar Candice D’Cruz, Vice President of Luxury Brands, Asia Pacific, Hilton. “Saat ini, gastronomi menjadi salah satu alasan utama di balik perjalanan kelas atas.
Melalui kolaborasi dengan chef visioner seperti Garima Arora dan Jean-Georges Vongerichten, kami terus mengembangkan warisan kuliner Waldorf Astoria, sambil menghadirkan pengalaman bersantap yang terasa dekat dan relevan—memadukan keahlian global dengan kekayaan budaya Kuala Lumpur.”
Garima Arora Hadirkan Interpretasi Baru Kuliner India dengan Sentuhan Modern di Yaari
Garima Arora, chef sekaligus pemilik Restaurant Gaa di Bangkok, dikenal secara internasional lewat pendekatannya yang progresif terhadap masakan India.
Pada 2018, restoran tersebut meraih bintang Michelin di bawah kepemimpinannya, menjadikannya chef wanita India pertama yang memimpin restoran berbintang Michelin.
Sejak itu, ia terus meraih berbagai penghargaan, termasuk Asia’s Best Female Chef serta masuk dalam Asia’s 50 Best Restaurants.
Nama Yaari, yang berarti “persahabatan” dalam bahasa Hindi, mencerminkan esensi dari restoran India modern milik Garima Arora—berakar pada tradisi kebersamaan khas India yang hangat.
Dengan pemahaman yang kuat terhadap teknik memasak tradisional dan penggunaan rempah-rempah, setiap hidangan menghadirkan sentuhan modern tanpa meninggalkan karakter klasiknya.
Ruangnya dirancang kontemporer dengan suasana yang hangat dan santai, dilengkapi elemen desain yang sederhana namun tetap terasa elegan.
Yaari menghadirkan menu masakan India modern yang mencerminkan kekayaan kuliner India. Beragam hidangan regional diinterpretasi ulang, mulai dari kari asam pedas khas pesisir selatan hingga kebab dari wilayah utara.
Menu ini juga menampilkan chaat dengan pendekatan yang lebih modern, mengangkat salah satu sajian paling ikonik di India dalam tampilan yang terasa lebih ringan dan kontemporer.
Menu ini tetap mempertahankan elemen interaktif, termasuk pilihan hidangan penutup yang terinspirasi dari mithai tradisional, dengan pendekatan yang lebih presisi dalam teknik dan penyajiannya.
Yaari mencerminkan filosofi Garima Arora dalam menghormati tradisi, sambil menafsirkannya kembali dalam konteks yang lebih global.
“Yaari akan menampilkan kekayaan masakan India dengan cara yang tetap otentik namun terasa kontemporer,” ujar Chef Garima Arora.
“Konsep ini berangkat dari keinginan saya untuk bercerita melalui makanan, mengangkat warisan, kreativitas, serta pengalaman berbagi hidangan yang terasa hangat. Saya sangat menantikan untuk menyambut para tamu dan memperkenalkan konsep ini ke lanskap kuliner Kuala Lumpur.”
Jean-Georges Vongerichten Hadirkan Tiga Konsep Berbeda
Koki Prancis ternama dunia, Jean-Georges Vongerichten, akan menghadirkan tiga rangkaian konsep di hotel ini: JG KL, abc kitchens KL, dan The Bar by JG.
Masing-masing dirancang untuk menghadirkan perspektif baru dalam pengalaman bersantap kontemporer, dengan sajian yang terasa inovatif dan imersif, memadukan keahlian dengan kreativitas secara seimbang.
Dengan karier yang membentang lebih dari empat dekade, Jean-Georges Vongerichten dikenal lewat pendekatan khasnya yang menggabungkan akar kuliner Prancis dengan sentuhan pengaruh Asia yang dinamis.
Ia menempuh pelatihan di bawah bimbingan para maestro kuliner legendaris sebelum kemudian membangun portofolio restorannya secara global. Restoran utamanya, Jean-Georges di kota New York, saat ini telah meraih dua bintang Michelin.
Sebuah ruang yang tenang dan kontemporer, di mana sentuhan global berpadu dengan nuansa lokal, JG KL menghadirkan perpaduan pengaruh Prancis, Amerika, dan Asia.
Setiap hidangan diracik dengan presisi dan mengikuti musim, dipandu oleh perpaduan rasa yang berani namun tetap seimbang, dengan sentuhan yang terasa mengalir alami.
Terinspirasi dari konsep ikonik abc milik Jean-Georges Vongerichten, abc kitchens KL menghadirkan pengalaman bersantap yang santai namun tetap dikurasi dengan penuh perhatian, dengan menu musiman yang mengedepankan bahan-bahan segar, pendekatan berbasis nabati dari abcV, serta sentuhan Latin dari abc cocina.
Hadir dengan suasana yang hidup dan hangat, ruang ini memadukan elemen desain modern dengan nuansa tropis yang terasa lebih ringan dan terarah.
Melengkapi rangkaian konsep dari Jean-Georges Vongerichten, The Bar by JG hadir sebagai ruang yang terasa rapi dengan sentuhan yang lebih dinamis, memadukan keanggunan Prancis dengan energi Asia Tenggara.
Menu yang ditawarkan menghadirkan pilihan hidangan kecil yang diolah dengan perhatian pada detail namun tetap mudah dinikmati, serta menu yang pas untuk dinikmati bersama, berpadu dengan kurasi minuman yang mencerminkan pendekatan Vongerichten terhadap keseimbangan, kesegaran, dan presisi.
“Waldorf Astoria Kuala Lumpur menghadirkan peluang istimewa untuk memadukan beragam pengalaman gastronomi dengan perspektif global, sekaligus tetap berakar pada karakter lokal,” ujar Chef Jean-Georges Vongerichten.
“Kekayaan budaya Malaysia dan warisan kulinernya yang dinamis menjadi sumber inspirasi, dan saya menantikan untuk menghadirkan momen-momen yang mengangkat cita rasa yang akrab melalui pendekatan teknik yang lebih halus.”
Destinasi Kuliner Baru di Kuala Lumpur
“Inovasi dan keunggulan kuliner senantiasa menjadi inti dari pengalaman Waldorf Astoria,” ujar Etienne Dalançon, General Manager of Waldorf Astoria Kuala Lumpur.
“Kolaborasi ini menegaskan ambisi Waldorf Astoria Kuala Lumpur dalam menghadirkan destinasi kuliner kelas dunia, dengan konsep bersantap yang punya karakter kuat, sekaligus menghubungkan tamu dan masyarakat lokal dengan semangat Kuala Lumpur.”
Kolaborasi dengan Arora dan Vongerichten mencerminkan komitmen Waldorf Astoria dalam mengkurasi pengalaman kuliner yang berkesan, memadukan keahlian kelas dunia dengan narasi budaya yang autentik.
Sejumlah venue bersantap tambahan akan diumumkan menjelang pembukaan hotel pada akhir 2026, semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi kuliner yang menarik di Asia Tenggara.

Tinggalkan Balasan