MAKASSAR – Riuh tawa dan semangat belajar memenuhi Madrid Hall, Akkarena, saat puluhan anak berkebutuhan khusus dengan penuh antusias merangkai karya sederhana yang sarat makna.

Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) kembali menghadirkan Tabung Karya (Tanjung Bunga Berkarya) Vol.3 dengan tema “Gantungan Kunci Istimewa, Langkah Kecil Menuju Mandiri”.

Sebanyak 75 peserta ambil bagian dalam pelatihan pembuatan gantungan kunci yang tidak hanya melatih keterampilan, tetapi juga menjadi ruang ekspresi diri.

Setiap potongan bahan yang dirangkai menjadi simbol kecil dari proses besar: mengasah kreativitas, melatih motorik halus, hingga menumbuhkan rasa percaya diri.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Down Syndrome Sedunia, yang dirangkai melalui kolaborasi bersama Komunitas Orang Tua Anak Down Syndrome (KOADS), serta dukungan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Sulawesi Selatan dan Pokja Bunda PAUD Provinsi Sulawesi Selatan.

Chief Operating Officer GMTD, Jemmy Andreas Persang, menegaskan bahwa Tabung Karya bukan sekadar program seremonial, melainkan upaya berkelanjutan perusahaan dalam menghadirkan dampak sosial yang nyata.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membuka ruang inklusif bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk belajar dan berkarya. Kami percaya, setiap anak memiliki potensi luar biasa ketika diberikan kesempatan yang tepat,” ujarnya.

Ia menambahkan, komitmen tersebut sejalan dengan visi perusahaan dalam menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat, khususnya di kawasan Tanjung Bunga.

Apresiasi juga datang dari Ketua KOADS, Andi Rahmatullah, yang menilai kegiatan ini memberi manfaat ganda, baik dari sisi keterampilan maupun pengalaman sosial.

“Anak-anak tidak hanya belajar membuat karya, tetapi juga berinteraksi, membangun kepercayaan diri, dan merasakan kebersamaan yang hangat,” ungkapnya.

Melalui Tabung Karya Vol.3, GMTD berharap dapat terus menyalakan semangat inklusivitas di tengah masyarakat. Sebab dari sebuah gantungan kunci sederhana, tersimpan harapan besar: langkah kecil menuju kemandirian, dan masa depan yang lebih setara bagi setiap anak.