MAKASSAR — Riak kritik mengemuka di ruang rapat ketika Anggota Komisi B DPRD Sulawesi Selatan dari Fraksi PKS, Mallarangan Tutu, menyoroti realisasi dana hibah sektor pariwisata yang dinilai belum transparan dan belum terukur dampaknya bagi masyarakat.

Sorotan itu disampaikan dalam rapat kerja Komisi B DPRD Sulsel bersama Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar di Kantor Sementara DPRD Sulsel, Jalan A.P. Pettarani, Rabu (1/4/2026).

Rapat tersebut merupakan bagian dari pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulsel Tahun Anggaran 2025, yang menjadi panggung evaluasi atas penggunaan anggaran dan pelaksanaan program daerah.

Dalam forum itu, Mallarangan tampil lugas. Ia mempertanyakan kejelasan aliran dana hibah yang disebut-sebut dialokasikan ke berbagai destinasi wisata.

“Publik berhak tahu, dana ini mengalir ke mana saja, bagaimana mekanisme penyalurannya, dan seperti apa pengawasan di lapangan,” tegasnya.

Baginya, transparansi bukan sekadar formalitas laporan, melainkan fondasi kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa keberhasilan program tidak bisa hanya diukur dari tingginya serapan anggaran. Ada dimensi yang lebih penting: dampak nyata di lapangan.

“Jangan berhenti pada angka. Yang kita butuhkan adalah bukti bahwa dana hibah ini benar-benar menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM di sekitar destinasi wisata,” ujarnya.

Ia pun menyoroti kemungkinan bahwa bantuan tersebut hanya berujung pada pembangunan fisik tanpa efek berkelanjutan bagi masyarakat setempat.

Untuk itu, Mallarangan mendorong pemerintah daerah agar membuka data secara lebih komprehensif, mulai dari daftar penerima hibah hingga evaluasi dampak sosial dan ekonomi yang dihasilkan.

Menurutnya, langkah ini krusial agar setiap rupiah anggaran publik benar-benar tepat sasaran, transparan, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Sulawesi Selatan.

“Kalau anggaran itu ibarat benih, maka yang kita harapkan bukan sekadar ditanam, tapi benar-benar tumbuh dan memberi hasil,” pungkasnya.