MATASULSEL.ID, WAJO – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus melakukan langkah-langkah strategis dan terukur untuk memperkuat pasokan LPG 3 kilogram (subsidi) di Kota Sengkang, Kabupaten Wajo, guna memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat tetap terjaga.
Penguatan pasokan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan keterbatasan distribusi LPG 3 Kg di sejumlah wilayah.
Sales Branch Manager (SBM) Sulselbar VII Gas menyampaikan bahwa penyaluran LPG subsidi hingga saat ini tetap berjalan normal, dengan prioritas penguatan pasokan diarahkan ke wilayah-wilayah yang membutuhkan, di antaranya Kecamatan Tempe, Bola, Takkalalla, dan Penrang.
Sebagai bentuk komitmen menjaga kelancaran distribusi, Pertamina Patra Niaga juga tetap mengoperasikan penyaluran LPG pada hari libur nasional, termasuk pada 1 dan 16 Januari 2026, sehingga distribusi ke pangkalan tetap berlangsung tanpa jeda.
Untuk semakin memperkuat suplai, Pertamina menyiapkan penyaluran fakultatif LPG 3 Kg pada Januari 2026 sebanyak 33.400 tabung, atau setara 7,2 persen dari penyaluran normal bulanan.
Penyaluran tambahan ini difokuskan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat serta menjaga stabilitas pasokan di wilayah Kabupaten Wajo.
Di sisi pengawasan, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperketat monitoring distribusi LPG 3 Kg dengan melakukan pengecekan langsung ke lembaga penyalur, khususnya pangkalan, guna memastikan penyaluran berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.
Seluruh rencana penyaluran tambahan telah dikomunikasikan kepada agen, dan realisasinya akan dipantau secara langsung di lapangan.
Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menegaskan bahwa Pertamina berfokus pada percepatan distribusi sekaligus pengendalian penyaluran agar LPG 3 Kg benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
“Langkah-langkah penguatan pasokan telah kami jalankan secara konkret, mulai dari pengamanan stok di SPPBE hingga penyaluran fakultatif. Di sisi lain, pengawasan distribusi terus diperkuat agar LPG subsidi benar-benar diterima oleh rumah tangga dan pelaku usaha yang berhak,” ujar Rum.
Ia menambahkan, koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan terus dilakukan untuk menjaga stabilitas distribusi serta harga LPG 3 Kg di tingkat masyarakat.
Melalui penguatan suplai, pengawasan distribusi yang konsisten, serta monitoring lapangan secara berkelanjutan, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berkomitmen menjaga kelancaran distribusi LPG 3 Kg di Kabupaten Wajo, sehingga hak masyarakat penerima subsidi dapat terpenuhi secara optimal.


Tinggalkan Balasan