MATASULSEL.ID, GORONTALO – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan kesiapan operasionalnya dalam menghadapi meningkatnya aktivitas masyarakat selama bulan suci Ramadan.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kegiatan Management Walkthrough (MWT) serta rangkaian Safari Ramadan yang digelar di wilayah Gorontalo pada Selasa (2/3).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, bersama jajaran manajemen.
Agenda utama difokuskan pada pengecekan sarana dan fasilitas (sarfas) distribusi energi di sejumlah titik layanan, termasuk Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Integrated Terminal Gorontalo.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG berjalan optimal, aman, serta terkendali selama Ramadan hingga periode Idulfitri yang identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat.
Dalam rangkaian kegiatan MWT tersebut, manajemen Pertamina melakukan pengecekan langsung terhadap berbagai fasilitas operasional yang menjadi bagian penting dari rantai distribusi energi.
Pemeriksaan dilakukan mulai dari area tangki timbun, sistem pompa distribusi, dispenser SPBU, hingga berbagai peralatan keselamatan yang digunakan untuk penanganan kondisi darurat.
Selain memastikan keandalan fasilitas fisik, aspek keselamatan kerja juga menjadi fokus utama dalam kegiatan ini.
Pertamina menaruh perhatian besar pada implementasi standar Health, Safety, Security & Environment (HSSE) di seluruh lini operasional.
Hal ini mencakup kesiapan personel, kelengkapan peralatan keselamatan, serta kepatuhan terhadap prosedur operasional yang berlaku di lapangan.
Menurut Deny Sukendar, pengecekan langsung melalui MWT menjadi bagian penting dari upaya perusahaan dalam menjaga kualitas pelayanan energi kepada masyarakat.
Ia menegaskan bahwa kesiapan operasional tidak hanya dilihat dari ketersediaan stok energi, tetapi juga dari kedisiplinan dalam menjalankan standar operasional dan keselamatan kerja.
“Kami ingin memastikan seluruh sarana dan fasilitas dalam kondisi prima, standar keselamatan dijalankan secara konsisten, dan pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga. Ramadan adalah periode dengan mobilitas tinggi, sehingga pengawasan harus diperkuat,” ujar Deny.
Dalam kegiatan tersebut, tim manajemen juga berinteraksi langsung dengan operator SPBU serta masyarakat yang sedang melakukan pengisian BBM.
Interaksi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan pelayanan kepada konsumen berjalan dengan baik serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan terkait layanan energi.
Selain itu, manajemen juga melakukan monitoring terhadap sistem transaksi BBM subsidi menggunakan QR Code.
Sistem ini menjadi salah satu mekanisme pengawasan yang diterapkan pemerintah dan Pertamina untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi dapat tepat sasaran serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Melalui pemantauan langsung di lapangan, Pertamina ingin memastikan bahwa sistem digital tersebut berjalan dengan baik dan dapat mendukung transparansi dalam distribusi BBM subsidi.
Setelah rangkaian pengecekan fasilitas operasional, kegiatan dilanjutkan dengan Safari Ramadan yang dilaksanakan di Integrated Terminal Gorontalo.
Agenda ini menjadi momentum silaturahmi antara manajemen perusahaan dengan para pekerja operasional yang berperan penting dalam menjaga kelancaran distribusi energi.
Dalam kegiatan tersebut, manajemen Pertamina bertemu langsung dengan para perwira operasional, awak mobil tangki (AMT), serta mitra kerja yang selama ini terlibat dalam rantai distribusi BBM dan LPG di wilayah Gorontalo.
Suasana kebersamaan semakin terasa melalui rangkaian kegiatan keagamaan yang digelar dalam Safari Ramadan.
Acara diisi dengan tausiyah Ramadan, buka puasa bersama, serta berbagai kegiatan sosial yang bertujuan mempererat hubungan antara perusahaan dengan masyarakat sekitar.
Sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan, Pertamina juga menyerahkan santunan kepada anak-anak dari Panti Asuhan Safaz’ain.
Bantuan ini diberikan sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bulan suci Ramadan yang identik dengan nilai-nilai kepedulian dan kebersamaan.
Selain santunan kepada anak-anak panti asuhan, Pertamina juga memberikan bingkisan Ramadan kepada para awak mobil tangki (AMT) serta operator SPBU.
Pemberian bingkisan tersebut merupakan bentuk apresiasi perusahaan terhadap dedikasi para pekerja lapangan yang selama ini berperan penting dalam menjaga kelancaran distribusi energi.
Para awak mobil tangki dan operator SPBU merupakan garda terdepan dalam memastikan energi dapat tersalurkan hingga ke masyarakat.
Oleh karena itu, perusahaan menilai penting untuk memberikan penghargaan atas kerja keras mereka, terutama menjelang periode dengan tingkat aktivitas distribusi yang lebih tinggi.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan bahwa kegiatan MWT dan Safari Ramadan merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk menjaga keseimbangan antara keandalan operasional dan tanggung jawab sosial.
Menurutnya, Pertamina tidak hanya berfokus pada aspek teknis distribusi energi, tetapi juga berupaya memberikan dampak positif bagi lingkungan sosial di sekitar wilayah operasional perusahaan.
“Penguatan pengawasan sarfas memastikan distribusi energi berjalan aman dan lancar, sementara Safari Ramadan mempertegas komitmen perusahaan untuk hadir dan memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar,” jelas Lilik.
Ia menambahkan bahwa kegiatan semacam ini juga menjadi sarana bagi manajemen perusahaan untuk mendengar langsung berbagai masukan dari pekerja lapangan.
Dengan komunikasi yang lebih terbuka, perusahaan dapat terus meningkatkan kualitas layanan serta memperkuat koordinasi di seluruh lini operasional.
Momentum Ramadan dinilai menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat kebersamaan di lingkungan perusahaan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat sekitar.
Melalui rangkaian kegiatan MWT dan Safari Ramadan ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan energi di wilayah Gorontalo.
Pengecekan langsung terhadap fasilitas operasional memastikan bahwa seluruh infrastruktur distribusi energi berada dalam kondisi optimal.
Sementara itu, kegiatan sosial yang digelar melalui Safari Ramadan menjadi wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat dan para pekerja yang terlibat dalam operasional distribusi energi.
Dengan sinergi yang kuat antara manajemen, pekerja lapangan, serta masyarakat sekitar, Pertamina optimistis distribusi BBM dan LPG di Gorontalo dapat berjalan lancar selama Ramadan hingga Idulfitri.
Komitmen ini sekaligus menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga keandalan pasokan energi nasional, khususnya di wilayah Sulawesi, sehingga masyarakat dapat menjalani aktivitas selama bulan suci dengan lebih tenang dan nyaman.



Tinggalkan Balasan