MATASULSEL.COM, GOWA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui penyerahan bantuan peralatan usaha kepada ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Sebanyak 221 UMKM menerima bantuan yang diserahkan langsung di Halaman Kantor Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gowa, Selasa (13/1), sebagai upaya meningkatkan produktivitas dan pendapatan masyarakat.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menyampaikan bahwa bantuan peralatan ini diharapkan mampu menjadi pemicu peningkatan kapasitas produksi pelaku UMKM, sekaligus membuka ruang kreativitas dan inovasi usaha.
“Dengan peralatan yang lebih memadai, pelaku UMKM bisa meningkatkan produksi dan kualitas usahanya. Jika sebelumnya produksinya terbatas, kini bisa meningkat hingga dua kali lipat, yang tentu berdampak pada kenaikan pendapatan,” ujarnya.
Menurutnya, dukungan pemerintah daerah terhadap UMKM merupakan bagian dari strategi membangun kemandirian ekonomi keluarga. Produk yang dihasilkan pun diharapkan semakin berkualitas dan memiliki daya saing di pasar.
“Inilah wujud kehadiran pemerintah untuk memastikan usaha masyarakat berkembang dan memberi manfaat langsung bagi kesejahteraan keluarga,” tambahnya.
Bupati Talenrang juga menekankan bahwa jumlah penerima bantuan tahun ini merupakan yang terbesar dibandingkan tahun sebelumnya dan menjadi program prioritas daerah.
“Tahun ini kita salurkan kepada 221 UMKM. Ke depan, Insyaallah jumlah ini akan terus kita tingkatkan agar semakin banyak masyarakat yang merasakan dampaknya,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gowa, Mahmuddin, menjelaskan bahwa bantuan peralatan UMKM ini merupakan bagian dari Program Prioritas kelima Bupati dan Wakil Bupati Gowa (Hati Damai) yang berfokus pada penguatan ekonomi kerakyatan dan peningkatan daya saing UMKM.
Ia mengungkapkan, perkembangan UMKM di Kabupaten Gowa menunjukkan tren positif. Pada tahun 2025 tercatat sebanyak 60.537 UMKM, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 58.271 UMKM.
“Dari jumlah tersebut, terdiri atas 56.204 usaha mikro, 3.790 usaha kecil, dan 542 usaha menengah. Ini menunjukkan UMKM tetap menjadi tulang punggung perekonomian daerah,” jelasnya.
Mahmuddin menambahkan, bantuan peralatan disalurkan kepada UMKM di 18 kecamatan, dengan komposisi 141 UMKM perempuan, 80 UMKM laki-laki, serta 7 UMKM penyandang disabilitas.
“Peningkatan jumlah penerima bantuan ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemkab Gowa dalam memperkuat peran UMKM sebagai penggerak ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Salah satu penerima bantuan, Halijah, pelaku usaha jahit asal Katangka, mengaku bersyukur atas bantuan mesin jahit yang diterimanya.
“Alhamdulillah sangat bersyukur. Dengan mesin baru ini, Insyaallah produksi kami bisa bertambah. Saat ini saya sudah mempekerjakan dua orang,” ungkapnya.
Selain mesin jahit, bantuan yang disalurkan juga meliputi peralatan masak seperti kompor, panci, wajan besar, etalase jualan, gerobak usaha, kompresor, hingga peralatan penunjang lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing UMKM dan diserahkan secara bertahap.
Usai penyerahan simbolis, Bupati Gowa didampingi Wakil Ketua DPRD Gowa Taufik Surullah, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Andy Azis, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Mahmuddin, serta Camat Somba Opu Nuraeny Apriyani, turut menyerahkan bantuan kepada UMKM disabilitas dan pelaku usaha perbengkelan di Kecamatan Somba Opu.


Tinggalkan Balasan