MATASULSEL.ID, MAKASSAR – PT PLN (Persero) menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang menetapkan tarif listrik Triwulan I Tahun 2026 (Januari–Maret) tetap stabil atau tidak mengalami kenaikan.
Kebijakan ini dinilai menjadi langkah strategis dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus menopang stabilitas ekonomi nasional di awal tahun.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno, menjelaskan bahwa penetapan tarif listrik mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024 tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh PT PLN (Persero).
Dalam regulasi tersebut, penyesuaian tarif listrik pelanggan non-subsidi dilakukan setiap tiga bulan berdasarkan realisasi parameter ekonomi makro, seperti nilai tukar rupiah, Indonesian Crude Price (ICP), inflasi, serta Harga Batubara Acuan (HBA).
“Secara perhitungan formula, tarif tenaga listrik memiliki potensi untuk berubah mengikuti dinamika parameter ekonomi makro. Namun, demi menjaga daya beli masyarakat, Pemerintah memutuskan tarif tenaga listrik Triwulan I Tahun 2026 tetap atau tidak mengalami perubahan,” ujar Tri.
Ia menambahkan, kebijakan tersebut berlaku bagi 25 golongan pelanggan, termasuk pelanggan bersubsidi yang tetap mendapatkan dukungan Pemerintah.
Langkah ini diharapkan memberikan ruang bagi masyarakat serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mengatur pengeluaran di awal tahun, sehingga aktivitas ekonomi dapat terus berjalan dengan stabil.
Menanggapi kebijakan tersebut, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa stabilnya tarif listrik pada awal 2026 memberikan kepastian bagi masyarakat dan pelaku usaha dalam mengelola kebutuhan rumah tangga maupun operasional usaha.
“Awal tahun biasanya diiringi dengan meningkatnya kebutuhan rumah tangga serta aktivitas usaha yang kembali berjalan. Dengan tarif listrik yang tidak naik, masyarakat memiliki kepastian dalam mengatur pengeluaran, sehingga daya beli tetap terjaga,” jelas Darmawan.
Lebih lanjut, Darmawan menegaskan komitmen PLN untuk terus menjaga keandalan pasokan listrik, meningkatkan kualitas layanan, serta mengoptimalkan efisiensi operasional di seluruh lini. Menurutnya, listrik merupakan fondasi penting bagi aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.
“Bagi kami, listrik bukan sekadar layanan, melainkan penopang utama kehidupan sehari-hari masyarakat. Oleh karena itu, PLN memastikan pasokan listrik tetap andal dan kualitas pelayanan terus ditingkatkan, agar masyarakat dapat menjalani awal tahun dengan lebih tenang dan produktif,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan