MATASULSEL.ID, MAKASSAR – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menegaskan komitmennya menjadikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sebagai prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional, melalui partisipasi pada Upacara Peringatan Bulan K3 Nasional Tahun 2026 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Kamis (12/2).

Upacara tersebut dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, dan dihadiri unsur Forkopimda, instansi vertikal, BUMN/BUMD, asosiasi industri, serta perusahaan swasta.

Pelindo Regional 4 diwakili Division Head Operasi Yusida M. Palesang bersama jajaran manajemen Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar.

Dalam sambutannya, Sekda Sulsel menegaskan bahwa penerapan K3 bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan usaha dan produktivitas daerah.

“Walau bagaimana pun, biaya pencegahan lebih murah daripada biaya penanganan. Kita harus membangun budaya K3 yang kuat di semua lini, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan kerja,” tegas Jufri Rahman.

Ia menekankan, kecelakaan kerja tidak hanya berdampak secara materiil, tetapi juga membawa konsekuensi sosial dan psikologis bagi pekerja dan keluarganya.

Karena itu, standar K3 harus diterapkan secara konsisten dan terintegrasi dalam sistem manajemen perusahaan.

Komitmen Pelindo Perkuat Budaya Keselamatan

Division Head Operasi Pelindo Regional 4, Yusida M. Palesang, yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia Upacara Bulan K3 Nasional 2026 Tingkat Sulsel, menyampaikan bahwa sektor kepelabuhanan memiliki tingkat risiko tinggi sehingga implementasi K3 menjadi keharusan strategis.

“Kegiatan operasional pelabuhan memiliki tingkat risiko yang tinggi, mulai dari aktivitas bongkar muat, pergerakan alat berat, hingga lalu lintas kapal dan kendaraan di kawasan pelabuhan. Karena itu, implementasi K3 di Pelindo bukan hanya kepatuhan regulasi, tetapi menjadi budaya kerja yang harus diinternalisasi oleh seluruh insan perusahaan,” ujarnya.

Menurut Yusida, Pelindo Regional 4 secara berkelanjutan memperkuat sistem K3 melalui pelatihan rutin, simulasi tanggap darurat, inspeksi berkala, serta penerapan standar keselamatan berbasis sistem manajemen terintegrasi.

“Pesan yang disampaikan Sekda Sulsel sangat relevan bagi kami. Investasi pada pencegahan, baik melalui pelatihan, peralatan keselamatan, maupun pengawasan, jauh lebih efektif dibandingkan harus menghadapi dampak kecelakaan kerja. Prinsip ini terus kami dorong di seluruh wilayah kerja Pelindo Regional 4,” tambahnya.

Komitmen tersebut sejalan dengan transformasi Pelindo sebagai operator pelabuhan kelas dunia yang mengedepankan aspek keselamatan, keberlanjutan, dan pelayanan prima.

Simbol Komitmen Lingkungan

Rangkaian upacara ditutup dengan penyerahan bibit pohon kepada perwakilan instansi dan perusahaan sebagai simbol komitmen terhadap keselamatan lingkungan dan keberlanjutan.

Yusida M. Palesang turut menerima bibit pohon tersebut sebagai representasi dukungan Pelindo terhadap pelestarian lingkungan sekaligus penciptaan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan.

Melalui momentum Bulan K3 Nasional 2026, Pelindo Regional 4 menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya keselamatan kerja di lingkungan pelabuhan serta berkontribusi dalam mewujudkan ekosistem industri yang aman, produktif, dan berdaya saing di Sulawesi Selatan.