Pelindo Regional 4 Dorong Transformasi Arsip Digital Lewat Bimtek P-ERCENT Tahap IIMATASULSEL.ID, MAKASSAR – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 terus mempercepat transformasi tata kelola perusahaan berbasis digital dengan menguatkan sistem kearsipan elektronik melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Pelindo Electronic Record Center (P-ERCENT) Tahap II.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Selasa–Rabu (13–14 Januari 2026), ini digelar di Ruang Rapat AKHLAK Lantai 7 Kantor Pelindo Regional 4, Makassar.
Bimtek tersebut diikuti oleh 56 peserta yang berasal dari Unit Kearsipan dan Unit Pengolah di tingkat regional maupun seluruh cabang Pelindo Regional 4, yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan arsip dinamis perusahaan.
Division Head Pengelolaan Keuangan dan Perpajakan Pelindo Regional 4, Muh. Ichsan Bayupah, menegaskan bahwa penguatan sistem kearsipan digital menjadi elemen penting dalam menjaga akuntabilitas dan transparansi perusahaan.
“Pengelolaan arsip yang tertib, aman, dan terintegrasi bukan hanya kebutuhan administratif, melainkan fondasi utama dalam mendukung tata kelola keuangan dan kepatuhan perusahaan. Melalui Aplikasi P-ERCENT yang terintegrasi dengan Pelindo E-Office, proses pengelolaan arsip dinamis dapat berjalan lebih sistematis dan akuntabel,” ujar Ichsan dalam sambutannya.
Ia menambahkan, pemahaman menyeluruh terhadap alur pemindahan arsip inaktif menjadi kunci agar setiap unit kerja mampu menjalankan perannya secara konsisten sesuai ketentuan yang berlaku di lingkungan Pelindo.
Sementara itu, Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 4, Rinto Saiful, menyampaikan bahwa Bimtek P-ERCENT Tahap II merupakan bagian dari upaya membangun budaya kerja yang adaptif terhadap digitalisasi administrasi dan kearsipan.
“Bimbingan teknis ini tidak hanya menekankan penguasaan aspek teknis aplikasi, tetapi juga meningkatkan kesadaran seluruh Unit Kearsipan dan Unit Pengolah akan pentingnya peran masing-masing dalam menjaga siklus hidup arsip perusahaan. Arsip yang dikelola dengan baik akan menunjang kelancaran operasional, kualitas pengambilan keputusan, serta mitigasi risiko di masa depan,” jelas Rinto.
Menurutnya, transformasi digital di bidang kearsipan selaras dengan komitmen Pelindo dalam meningkatkan kualitas layanan internal dan memperkuat sistem pendukung manajemen perusahaan secara menyeluruh.
Sebagai informasi, Aplikasi Pelindo Electronic Record Center (P-ERCENT) merupakan sistem pengelolaan arsip dinamis perusahaan yang mencakup arsip aktif, arsip inaktif, dan arsip vital, dengan akses terbatas bagi Unit Kearsipan dan Unit Pengolah.
Pada Tahap II Tahun 2026, implementasi integrasi antara Pelindo E-Office (PEO) dan P-ERCENT meliputi sejumlah agenda, antara lain bimbingan teknis bagi Unit Kearsipan dan Unit Pengolah, sosialisasi kepada pengguna Pelindo E-Office, pemberitahuan pemindahan arsip inaktif, seleksi arsip inaktif usulan pindah, hingga proses persetujuan pemindahan arsip oleh pihak terkait.
Melalui kegiatan ini, Pelindo Regional 4 menargetkan terwujudnya pemahaman menyeluruh terhadap alur pemindahan arsip inaktif elektronik, optimalisasi fungsi monitoring oleh Unit Kearsipan di tingkat regional, serta terlaksananya pemindahan arsip inaktif dari Pelindo E-Office ke P-ERCENT sesuai ketentuan perusahaan.
Dengan terselenggaranya Bimbingan Teknis Aplikasi P-ERCENT Tahap II, Pelindo Regional 4 berharap pengelolaan arsip dinamis di seluruh unit kerja semakin tertib, terintegrasi, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung penerapan tata kelola perusahaan yang modern, profesional, dan berdaya saing.


Tinggalkan Balasan