MATASULSEL.ID, MAKASSAR – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memastikan kesiapan layanan operasional di Pelabuhan Makassar dalam menghadapi periode arus mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026.
Kesiapan tersebut ditegaskan melalui kunjungan kerja Direktur Keuangan Pelindo, Bachtiar Soeria Atmadja, yang meninjau langsung Terminal Penumpang Pelabuhan Makassar serta Terminal Petikemas New Makassar 1 (TPK New Makassar 1), Kamis (5/3).
Peninjauan ini menjadi bagian dari langkah strategis perusahaan untuk memastikan seluruh fasilitas, layanan operasional, serta sistem keselamatan di area pelabuhan siap menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.
Seperti diketahui, periode mudik Lebaran selalu menjadi momen dengan peningkatan signifikan jumlah penumpang maupun aktivitas logistik di berbagai pelabuhan di Indonesia, termasuk Pelabuhan Makassar yang berperan sebagai salah satu simpul utama transportasi laut di Kawasan Timur Indonesia.
Direktur Keuangan Pelindo, Bachtiar Soeria Atmadja, menegaskan bahwa kunjungan lapangan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh lini layanan pelabuhan berjalan optimal, mulai dari kesiapan fasilitas terminal, kesiapan personel operasional, hingga implementasi aspek keselamatan kerja di lapangan.
“Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional di seluruh lini pelayanan pelabuhan, baik dari sisi fasilitas terminal, kesiapan personel, hingga penerapan aspek keselamatan kerja. Kami ingin memastikan bahwa seluruh layanan di Pelabuhan Makassar dapat berjalan optimal sehingga masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik dapat merasakan pelayanan yang aman, nyaman, dan lancar,” ujar Bachtiar.
Dalam peninjauan tersebut, Bachtiar melihat secara langsung berbagai fasilitas yang tersedia di Terminal Penumpang Pelabuhan Makassar.
Beberapa area yang menjadi perhatian antara lain fasilitas ruang tunggu penumpang, area keberangkatan dan kedatangan kapal, sistem pengaturan alur penumpang, hingga pengamanan dan pengawasan di area terminal.
Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan setiap fasilitas berfungsi dengan baik serta mampu memberikan kenyamanan bagi para penumpang yang akan melakukan perjalanan laut selama musim mudik.
Selain aspek kenyamanan, Pelindo juga memastikan bahwa standar keselamatan dan keamanan di terminal penumpang diterapkan secara optimal.
Selain meninjau terminal penumpang, kunjungan juga dilanjutkan ke Terminal Petikemas New Makassar 1 (TPK New Makassar 1). Terminal ini memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran arus logistik nasional, khususnya di wilayah Indonesia timur.
Bachtiar menilai bahwa kesiapan operasional terminal petikemas menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga stabilitas distribusi barang selama periode Lebaran.
Pada masa tersebut, kebutuhan masyarakat terhadap berbagai komoditas biasanya meningkat sehingga aktivitas bongkar muat di pelabuhan juga mengalami kenaikan.
“Pelabuhan tidak hanya melayani mobilitas penumpang, tetapi juga menjadi pusat distribusi logistik yang sangat penting. Oleh karena itu, kesiapan fasilitas dan operasional terminal petikemas harus dipastikan berjalan optimal agar arus barang tetap lancar selama periode Lebaran,” jelasnya.
Sementara itu, Division Head Operasi Pelindo Regional 4, Yusida M. Palesang, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah persiapan untuk menghadapi periode arus mudik tahun ini.
Persiapan tersebut mencakup peningkatan pengawasan operasional, optimalisasi fasilitas terminal, hingga koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
“Kami telah melakukan sejumlah langkah antisipatif untuk memastikan kesiapan layanan di Pelabuhan Makassar, baik dari sisi operasional, fasilitas terminal, maupun aspek keselamatan kerja. Koordinasi juga terus dilakukan bersama seluruh stakeholder terkait guna memastikan pelayanan kepada masyarakat dan pengguna jasa dapat berjalan dengan aman, lancar, dan optimal,” kata Yusida.
Menurutnya, kolaborasi dengan berbagai pihak seperti operator kapal, instansi pemerintah, hingga aparat keamanan menjadi kunci dalam memastikan kelancaran layanan pelabuhan selama masa mudik.
Sinergi ini diharapkan mampu mendukung pengaturan arus penumpang maupun kendaraan yang akan menggunakan transportasi laut.
Selain kesiapan operasional, Pelindo juga memberikan perhatian khusus pada implementasi budaya keselamatan kerja di seluruh area pelabuhan.
Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh aktivitas operasional, baik di terminal penumpang maupun terminal petikemas, berjalan dengan aman dan terkendali.
Yusida menegaskan bahwa peningkatan pengawasan terhadap aspek keselamatan menjadi prioritas utama perusahaan.
Berbagai langkah dilakukan mulai dari pengaturan lalu lintas operasional di area pelabuhan, pengawasan area kerja, hingga peningkatan kesadaran pekerja terhadap potensi risiko di lapangan.
“Kami terus memperkuat implementasi standar keselamatan di area pelabuhan, termasuk pengaturan lalu lintas operasional, pengawasan area kerja, serta peningkatan awareness terhadap potensi risiko di lapangan. Hal ini penting untuk memastikan seluruh aktivitas operasional dapat berjalan dengan aman dan terkendali,” tambahnya.
Selain memastikan kesiapan infrastruktur dan operasional, Pelindo juga terus melakukan transformasi layanan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa.
Peningkatan fasilitas terminal penumpang menjadi salah satu fokus perusahaan dalam menghadirkan layanan kepelabuhanan yang lebih modern dan nyaman bagi masyarakat.
Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen Pelindo dalam menghadirkan pelayanan yang berorientasi pada kepuasan pelanggan, sekaligus mendukung konektivitas transportasi laut yang semakin efisien di Indonesia.
Setelah melakukan peninjauan lapangan di area pelabuhan, rangkaian kegiatan kunjungan kerja Direktur Keuangan Pelindo dilanjutkan dengan sharing session bersama insan Pelindo Group yang bertugas di wilayah kerja Makassar. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat AKHLAK lantai 7 Kantor Pelindo Regional 4.
Dalam sesi tersebut, Bachtiar berdiskusi secara langsung dengan para pegawai mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan kinerja perusahaan, peningkatan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa, serta pentingnya kolaborasi dan integritas dalam menjalankan operasional pelabuhan.
Ia menekankan bahwa keberhasilan transformasi Pelindo tidak hanya bergantung pada strategi manajemen, tetapi juga pada peran seluruh insan perusahaan dalam menjalankan tugas secara profesional dan penuh tanggung jawab.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara manajemen pusat dengan pegawai di wilayah kerja, sekaligus mendorong semangat transformasi perusahaan dalam menghadirkan layanan kepelabuhanan yang semakin profesional, modern, dan berdaya saing.
Pelabuhan Makassar sendiri merupakan salah satu pelabuhan strategis di Indonesia yang berfungsi sebagai gerbang utama distribusi barang dan mobilitas penumpang di wilayah timur.
Oleh karena itu, kesiapan pelabuhan dalam menghadapi momen penting seperti mudik Lebaran menjadi faktor krusial dalam menjaga kelancaran transportasi nasional.
Melalui berbagai langkah persiapan yang telah dilakukan, Pelindo optimistis Pelabuhan Makassar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama periode mudik Lebaran 2026.
Perusahaan juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepelabuhanan guna mendukung kelancaran arus transportasi dan logistik nasional.


Tinggalkan Balasan