MATASULSEL.ID, MAKASSAR — Sebanyak dua belas mahasiswa Program Studi Business English Communication (BEC), Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM), melaksanakan kunjungan akademik ke Radio Telstar pada Kamis, 5 Februari.
Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas lapangan mata kuliah English for Journalism yang bertujuan memberikan pengalaman langsung terkait praktik komunikasi dan jurnalistik di media radio.
Didampingi dosen pembimbing, Miss Lely Novia, para mahasiswa tidak hanya mendapatkan pemaparan materi, tetapi juga terlibat langsung dalam proses siaran.
Mereka mempelajari alur kerja radio, mulai dari perencanaan program, penyusunan rundown, pengemasan konten ramah keluarga, hingga teknik penyampaian informasi yang efektif.
Miss Lely Novia menegaskan bahwa kunjungan ini dirancang agar mahasiswa memahami realitas kerja media penyiaran secara langsung.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori jurnalistik di kelas, tetapi juga melihat dan merasakan bagaimana proses produksi siaran berlangsung secara nyata. Pengalaman ini penting untuk membangun kesiapan dan profesionalisme mereka,” ujarnya.
Sebagai radio yang mengusung konsep keluarga, Radio Telstar menekankan pentingnya penyampaian informasi yang santun, jelas, dan bertanggung jawab.
Pihak manajemen menjelaskan bahwa setiap materi siaran harus mempertimbangkan segmentasi pendengar lintas usia.
“Kami selalu memastikan setiap konten yang disiarkan aman untuk didengar seluruh anggota keluarga. Penyiar harus mampu menyampaikan informasi dengan bahasa yang komunikatif, tidak provokatif, dan tetap mengedepankan etika,” jelas salah satu perwakilan Radio Telstar dalam sesi diskusi.
Menariknya, pada hari yang sama mahasiswa BEC diberi kesempatan melakukan siaran live. Dalam sesi tersebut, mereka memperkenalkan Program Studi Business English Communication kepada pendengar serta membagikan alasan memilih prodi tersebut.
Salah satu mahasiswa peserta kunjungan mengungkapkan antusiasmenya saat terlibat langsung dalam siaran.
“Awalnya kami cukup tegang karena ini pengalaman pertama siaran langsung di radio profesional. Namun setelah masuk studio, kami justru merasa tertantang dan semakin percaya diri untuk berbicara di depan publik,” katanya.
Dalam siaran tersebut, mahasiswa juga menjelaskan keunggulan Prodi BEC yang memadukan penguatan bahasa Inggris dengan keterampilan komunikasi bisnis dan jurnalistik. Kombinasi tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan industri media dan komunikasi profesional saat ini.
Melalui kunjungan ini, mahasiswa tidak hanya memahami teori penyiaran, tetapi juga merasakan dinamika kerja di balik layar radio, termasuk koordinasi tim, manajemen waktu siaran, dan tanggung jawab moral dalam menyampaikan informasi kepada publik.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas wawasan serta meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa Business English Communication FBS UNM dalam mengaplikasikan kemampuan komunikasi mereka secara nyata, sekaligus mempererat hubungan antara dunia akademik dan industri media penyiaran.


Tinggalkan Balasan