MATASULSEL.ID, MAKASSAR — Program Studi Akuntansi Universitas Kristen Indonesia Paulus (UKI Paulus) kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan unggul dan siap bersaing di dunia profesional melalui pelaksanaan Program Magang Berdampak selama satu semester penuh.

Program ini menjadi bukti bahwa magang bukan sekadar formalitas akademik, melainkan pengalaman belajar nyata yang memberikan dampak signifikan bagi mahasiswa.

Puluhan mahasiswa Akuntansi UKI Paulus terlibat langsung di berbagai Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) ternama, di antaranya Siloam Hospitals, PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD Tanjung Bunga), PT Surveyor Indonesia, PT Sinar Sosro, PT Ichiba Medical Indonesia, Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Makassar, PT IPajak Total Solusindo, serta sejumlah perusahaan dan institusi mitra strategis lainnya.

Program Magang Berdampak ini dirancang sebagai implementasi konkret kebijakan Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM) yang bertujuan menjembatani kesenjangan antara teori akademik dan praktik profesional.

Selama menjalani magang, mahasiswa tidak hanya mengamati, tetapi terlibat aktif dalam aktivitas kerja riil, mulai dari penyusunan laporan keuangan, administrasi dan perencanaan pajak, audit internal, analisis data keuangan, hingga memahami sistem kerja dan budaya profesional di lingkungan industri.

Dr. Carolus Askikarno Palalangan, SE., M.Ak., BKP, selaku Person in Charge (PIC) Magang Berdampak, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk membentuk hard skills dan soft skills secara seimbang.

“Mahasiswa dilatih berpikir analitis, bekerja dalam tim, berkomunikasi secara profesional, serta memahami etika dan tanggung jawab profesi akuntan. Tujuan akhirnya adalah agar mereka tidak hanya lulus dengan ijazah, tetapi juga membawa pengalaman kerja yang relevan dan bernilai tinggi,” ujarnya.

Dari sisi capaian, hasil Program Magang Berdampak dinilai sangat signifikan. Mahasiswa menunjukkan peningkatan kompetensi teknis di bidang akuntansi dan perpajakan, pemahaman proses bisnis lintas sektor, serta kesiapan mental dalam menghadapi tantangan dunia kerja.

Sejumlah mitra industri bahkan memberikan umpan balik positif dan membuka peluang kerja lanjutan bagi mahasiswa yang dinilai berprestasi dan berpotensi.

Program ini juga berkontribusi langsung terhadap pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi, khususnya IKU 1 (lulusan memperoleh pengalaman kerja sebelum wisuda), IKU 2 (mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar di luar kampus), serta IKU 3 (kolaborasi aktif dosen dan program studi dengan praktisi industri).

Lebih jauh, Magang Berdampak Akuntansi UKI Paulus selaras dengan pendekatan Outcome-Based Education (OBE), di mana pembelajaran berorientasi pada capaian nyata lulusan.

Penilaian mahasiswa tidak hanya didasarkan pada kehadiran, tetapi juga pada kompetensi yang dihasilkan, portofolio kerja, serta kemampuan memecahkan masalah di lingkungan profesional.

Keberhasilan pelaksanaan program ini semakin menegaskan bahwa Program Studi Akuntansi UKI Paulus merupakan pilihan tepat bagi calon mahasiswa yang menginginkan pengalaman kuliah aplikatif, jejaring industri yang luas, serta peluang karier yang lebih terbuka. UKI Paulus tidak hanya mencetak sarjana akuntansi, tetapi juga profesional muda yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global.