MATASULSEL.ID  MAKASSAR – PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM), subholding dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero), kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan maritim berkualitas dengan sukses melayani kedatangan kapal pesiar internasional Crystal Serenity di Makassar, Kamis (19/3/2026).

Kapal pesiar berbendera Bahamas tersebut tiba di Pelabuhan Makassar pada pukul 07.00 WITA setelah sebelumnya bersandar di Pelabuhan Benoa, Bali.

Proses pemanduan kapal dilakukan oleh Pandu Capt Alwy Tunru, M.Mar, dengan dukungan kapal tunda Anoman VIII dan Teluk Adang, sehingga kapal dapat bersandar dengan aman dan sesuai jadwal.

Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor Marine, Equipment, Port Services, Dredging, dan Shipyard (MEPS), SPJM memastikan seluruh proses pelayanan berjalan lancar dengan tetap mengedepankan standar keselamatan pelayaran yang ketat.

Direktur Utama SPJM, Arief Prabowo, turut turun langsung meninjau kesiapan armada dan personel pandu di lapangan guna memastikan pelayanan optimal terhadap kapal pesiar tersebut.

Kapal pesiar Crystal Serenity memiliki panjang keseluruhan (length over all/LOA) 250 meter dengan bobot 32.447 gross register tonnage (GRT), serta membawa ratusan wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Kota Makassar.

Kedatangan kapal ini turut memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan ekonomi lokal.

SVP Sekretaris Perusahaan SPJM, Tubagus Patrick, menegaskan bahwa perusahaan selalu mengedepankan kualitas layanan.

“SPJM selalu berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna jasa, termasuk kapal pesiar Crystal Serenity. Para pandu kami telah terlatih untuk memberikan layanan prima dengan tetap memperhatikan unsur keselamatan selama proses berlangsung,” ujarnya.

Setelah menjalani kunjungan di Makassar, kapal pesiar tersebut kembali dipandu oleh tim SPJM untuk melanjutkan perjalanan menuju negara tetangga, Malaysia. Proses keberangkatan dijadwalkan berlangsung pada pukul 16.00 WITA di hari yang sama.

Keberhasilan pelayanan ini semakin memperkuat peran SPJM dalam mendukung kelancaran arus kapal internasional sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata maritim di kawasan Indonesia Timur, khususnya Makassar.