MATASULSEL.ID, MAKASSAR – Operator telekomunikasi Indosat Ooredoo Hutchison melalui brand IM3 terus memperkuat performa jaringan serta menghadirkan fitur keamanan digital guna mengantisipasi lonjakan aktivitas digital masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran.
Peningkatan kualitas jaringan ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menjawab meningkatnya transaksi online sekaligus potensi ancaman penipuan digital.
Vice President Head of Mass Retail Growth Circle Kalisumapa IOH, Yudhistira Muhammad, mengatakan bahwa tren transaksi digital di Indonesia terus mengalami peningkatan signifikan, terutama selama bulan Ramadan ketika aktivitas masyarakat di ruang digital semakin tinggi.
Menurutnya, di balik pertumbuhan tersebut terdapat tantangan besar berupa maraknya modus penipuan digital yang perlu diwaspadai oleh masyarakat.
“Transaksi online memang meningkat cukup pesat, namun di sisi lain kita juga melihat potensi risiko yang harus diantisipasi. Hingga saat ini tercatat sekitar Rp106 miliar kerugian yang dialami masyarakat Indonesia akibat berbagai modus penipuan digital yang dilaporkan melalui SASTPAM,” ujarnya.
SASTPAM sendiri merupakan sistem pelaporan yang digunakan untuk memantau serta mengidentifikasi berbagai potensi ancaman penipuan digital yang marak terjadi di masyarakat, termasuk yang memanfaatkan layanan komunikasi.
Melihat kondisi tersebut, IM3 menghadirkan fitur keamanan digital terbaru bertajuk Indonesia Anti-Scam, yang diklaim menjadi salah satu inovasi pertama dari operator telekomunikasi di Indonesia yang mampu memberikan perlindungan terhadap modus penipuan berbasis panggilan WhatsApp.
Yudhistira menjelaskan, fitur ini dirancang untuk memberikan perlindungan tambahan bagi pelanggan dari berbagai bentuk komunikasi mencurigakan yang berpotensi merugikan.
“Fitur Indonesia Anti-Scam ini menjadi salah satu yang pertama di Indonesia dari operator seluler yang dapat membantu melindungi pelanggan dari modus penipuan melalui WhatsApp Call. Harapannya fitur ini dapat melindungi seluruh kalangan masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa proses aktivasi fitur keamanan tersebut dibuat sangat sederhana sehingga pelanggan dapat menggunakannya dengan mudah tanpa prosedur yang rumit.
Meski demikian, pihak operator saat ini belum menerapkan kebijakan pemblokiran otomatis terhadap nomor yang diduga melakukan penipuan, karena proses tersebut masih memerlukan verifikasi serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait agar tidak menimbulkan kesalahan pemblokiran.
Selain meningkatkan aspek keamanan digital, IM3 juga mempersiapkan kapasitas jaringan untuk menghadapi lonjakan trafik data selama Ramadan hingga periode mudik Lebaran.
Senior Vice President Head of Region Sulawesi IOH, Beni Iskandar, mengatakan bahwa Ramadan merupakan momen penting bagi operator telekomunikasi karena meningkatnya aktivitas komunikasi digital masyarakat.
Untuk itu, IM3 menghadirkan berbagai paket internet khusus Ramadan guna mendukung kebutuhan pelanggan.
“Selama Ramadan kami menyiapkan berbagai penawaran paket internet menarik bagi pelanggan IM3. Salah satunya paket 150 GB dengan harga Rp150 ribu serta paket 300 GB dengan harga Rp200 ribu,” jelas Beni.
Menurutnya, paket tersebut dirancang untuk memberikan kuota besar dengan harga yang tetap terjangkau bagi pelanggan yang membutuhkan akses internet stabil untuk berbagai aktivitas digital seperti komunikasi, hiburan hingga transaksi online.
Selain itu, pelanggan yang melakukan pembelian kartu perdana IM3 selama periode Ramadan juga akan mendapatkan sejumlah fasilitas tambahan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas digital sehari-hari.
Program bertajuk Pejuang Ramadan juga dihadirkan sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan setia IM3 yang tetap aktif menggunakan layanan selama bulan suci.
“Program Pejuang Ramadan merupakan bentuk apresiasi kami kepada pelanggan. Kami ingin memastikan mereka dapat menikmati layanan internet yang stabil dan berkualitas selama menjalankan berbagai aktivitas di bulan Ramadan,” katanya.
IM3 juga memperkuat kampanye literasi keamanan digital melalui kehadiran Pos SASTPAM yang berfungsi sebagai pusat edukasi sekaligus sarana pelaporan bagi masyarakat yang menemukan indikasi penipuan digital.
Melalui inisiatif tersebut, operator berharap masyarakat dapat lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan yang memanfaatkan teknologi komunikasi.
Sementara itu, Vice President Head of Technology Circle Kalisumapa IOH, Deny Houstin Wahid, memastikan kesiapan infrastruktur jaringan IM3 untuk menghadapi lonjakan trafik data selama Ramadan dan periode mudik Lebaran.
Menurutnya, perusahaan telah melakukan berbagai penguatan jaringan guna memastikan layanan tetap stabil di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.
“IM3 sangat serius dalam mengembangkan layanan dengan terus membangun dan memperkuat jaringan. Kami ingin memastikan pengalaman pelanggan tetap nyaman, cepat, dan fleksibel,” ujar Deny.
Ia menjelaskan bahwa lonjakan trafik biasanya terjadi pada jam-jam tertentu seperti saat sahur, berbuka puasa, hingga malam hari ketika masyarakat lebih aktif menggunakan internet untuk berkomunikasi, streaming, maupun bersosial media.
Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, tim teknologi IM3 telah melakukan optimalisasi jaringan di berbagai wilayah, termasuk di kawasan dengan potensi lonjakan trafik tinggi seperti pusat kota, kawasan wisata, hingga jalur transportasi utama yang digunakan masyarakat selama mudik.
Deny menegaskan bahwa kondisi jaringan saat ini dalam keadaan aman dan siap menghadapi peningkatan penggunaan layanan.
“Dengan mobilitas masyarakat yang semakin tinggi, kami memastikan penggunaan layanan IM3 tetap aman, nyaman, dan stabil bagi seluruh pelanggan,” katanya.
Penguatan jaringan ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang Indosat Ooredoo Hutchison dalam meningkatkan kualitas layanan telekomunikasi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kawasan Indonesia Timur.
Melalui kombinasi peningkatan kapasitas jaringan, penyediaan paket data kompetitif, serta penguatan fitur keamanan digital, IM3 berharap dapat memberikan pengalaman digital yang lebih aman dan optimal bagi masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran.
Dengan meningkatnya ketergantungan masyarakat terhadap layanan digital, operator telekomunikasi dituntut tidak hanya menyediakan konektivitas yang cepat, tetapi juga menghadirkan perlindungan terhadap berbagai risiko di dunia digital.
Langkah yang dilakukan IM3 ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan pelanggan sekaligus mendorong ekosistem digital Indonesia yang lebih aman dan inklusif.



Tinggalkan Balasan