GOWA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa tancap gas mendukung program prioritas nasional dengan menyiapkan 16 titik lahan untuk pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) bersama Kodam XIV/Hasanuddin.

Langkah ini menjadi sinyal kuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI dalam menggerakkan ekonomi berbasis desa.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, usai bersilaturahmi dengan Pangdam XIV/Hasanuddin, Bangun Nawoko, di Makodam, Jumat (10/4).

“Pemkab Gowa siap memberikan dukungan penuh terhadap program Presiden. Kami telah menyiapkan 16 titik lahan untuk pembangunan KDMP dan akan terus diupayakan penambahannya,” ujar Husniah.

Ia menjelaskan, penyediaan lahan ini merupakan langkah awal untuk memastikan program KDMP dapat menjangkau seluruh desa di Kabupaten Gowa.

Lokasi yang dipilih pun tidak sembarangan, melainkan tersebar di wilayah dataran rendah hingga dataran tinggi dengan mempertimbangkan aspek kelayakan dan kepatuhan terhadap regulasi.

“Kami ingin memastikan setiap lahan yang digunakan aman secara hukum dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari, sehingga koperasi bisa berjalan optimal,” tambahnya.

Lebih dari sekadar pembangunan fisik, kehadiran KDMP diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa.

Program ini diyakini mampu membuka lapangan kerja baru, menekan angka pengangguran, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Pangdam XIV/Hasanuddin, Bangun Nawoko, menyambut positif langkah proaktif Pemkab Gowa.

Ia menyebut dukungan tersebut sebagai energi tambahan dalam mengejar target pembangunan KDMP di wilayahnya.

“Untuk wilayah Kodam XIV/Hasanuddin, kami menargetkan sekitar 1.800 unit KDMP, dengan 97 unit di antaranya berada di Kabupaten Gowa. Tambahan 16 titik ini tentu sangat membantu percepatan,” ungkapnya.

Menurutnya, setiap titik lahan akan melalui tahapan verifikasi ketat, mulai dari penginputan data hingga pengecekan kondisi lapangan.

Pembangunan baru akan dilaksanakan setelah dipastikan tidak ada kendala, baik dari sisi lahan maupun sosial masyarakat.

Tak hanya fokus pada KDMP, TNI AD juga tengah menjalankan program pembangunan jembatan perintis untuk meningkatkan aksesibilitas, khususnya di wilayah terpencil.

Program ini merupakan bagian dari arahan Presiden RI agar masyarakat, termasuk pelajar, tidak lagi menghadapi risiko saat melintasi sungai.

“Kami membutuhkan sinergi dengan pemerintah daerah hingga tingkat desa untuk menentukan titik prioritas pembangunan jembatan, termasuk di Gowa,” jelasnya.

Saat ini, progres pembangunan KDMP di Sulawesi Selatan disebut menunjukkan tren positif dan ditargetkan rampung pada akhir Juli hingga awal Agustus 2026.

Pertemuan ini turut dihadiri sejumlah pejabat Pemkab Gowa, di antaranya Sekretaris Daerah Andy Azis Peter, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Mahmuddin, Kepala Dinas KominfoSP Emy Pratiwi, serta Kepala Badan Kesbangpol Andri Mauritz.

Dengan kolaborasi yang kian solid antara TNI dan pemerintah daerah, Gowa sedang menenun masa depan desa-desa yang lebih mandiri, produktif, dan sejahtera.