MATASULSEL.ID, MAKASSAR — Menyambut bulan suci Ramadan, Royal Bay Hotel Makassar menghadirkan inovasi layanan berbuka puasa dengan mengusung konsep bertajuk “Nostalgia Ramadan”. Konsep ini dirancang untuk memperkuat daya tarik pasar sekaligus mendorong peningkatan kinerja bisnis perhotelan selama periode Ramadan.

Melalui tema tersebut, Royal Bay Hotel tidak hanya menawarkan paket berbuka puasa, tetapi juga menghadirkan pengalaman bernuansa tempo dulu, mulai dari dekorasi, hiburan, hingga sajian kuliner khas Ramadan masa lampau.

General Manager Royal Bay Hotel Makassar, Darwinsa Sandolo, mengatakan bahwa Ramadan merupakan momentum strategis bagi industri perhotelan, terutama pada segmen makanan dan minuman (food and beverage).

“Ramadan selalu identik dengan kebersamaan dan momen berbuka puasa bersama keluarga maupun kolega. Selain ibadah, yang paling dirindukan adalah suasana dan makanan khas Ramadan,” ujar Darwin.

Ia menambahkan, konsep Nostalgia Ramadan diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat sekaligus mendongkrak penjualan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Melalui konsep ini, kami berharap performa penjualan Ramadan tahun ini bisa lebih baik dari sebelumnya,” jelasnya.

Bidik Segmen Keluarga dan Korporasi

Sebagai kota metropolitan sekaligus pusat bisnis dan pariwisata di Sulawesi Selatan, Makassar dinilai memiliki potensi pasar yang besar selama Ramadan. Royal Bay Hotel pun membidik segmen utama berupa keluarga, komunitas, serta kelompok rekan kerja yang menggelar acara buka puasa bersama.

“Market utama kami adalah keluarga dan rekan kerja. Seluruh program Ramadan kami fokus untuk memenuhi kebutuhan mereka, baik dari sisi kenyamanan, menu, maupun suasana,” ungkap Darwin.

Menurutnya, paket berbuka puasa tidak hanya menjadi layanan tambahan, tetapi juga salah satu sumber pendapatan utama hotel selama bulan Ramadan.

Hadirkan Nuansa Tempo Dulu

Konsep Nostalgia Ramadan dirancang secara internal oleh tim kreatif Royal Bay Hotel dengan mengangkat suasana Ramadan masa lalu. Mulai dari desain interior, properti dekorasi, hingga aktivitas pengunjung, semuanya dikemas dengan sentuhan klasik.

Perancang konsep dekorasi, Koko, menjelaskan bahwa tema nostalgia dipilih untuk menghadirkan pengalaman berbeda, khususnya bagi generasi muda.

“Kami ingin menciptakan pasar tersendiri. Generasi Z mungkin belum pernah merasakan suasana Ramadan zaman dulu. Melalui dekorasi dan konsep ini, kami ingin mengajak mereka bernostalgia,” ujarnya.

Ia menuturkan, sejak memasuki area lobi, tamu akan langsung disambut suasana khas tempo dulu. Beragam permainan tradisional juga disediakan dan dapat dimainkan langsung oleh pengunjung.

“Di lobi, tamu bisa melihat dan mencoba permainan zaman dulu. Kami ingin ketika mereka masuk ke hotel, rasanya seperti masuk ke masa lampau. Kami juga menyediakan spot foto bernuansa klasik,” jelas Koko.

Sajian Kuliner Khas Ramadan Lawas

Selain dekorasi, unsur nostalgia juga dihadirkan melalui sajian kuliner. Royal Bay Hotel menyiapkan menu-menu khas Ramadan tempo dulu yang jarang ditemukan di hotel modern.

Beragam hidangan tradisional dan makanan berbuka khas masa lampau disajikan untuk membangkitkan kenangan sekaligus memberikan pengalaman berbeda bagi tamu.

“Nuansa zaman dulu juga kami hadirkan dari sisi makanan. Menu-menu khas tempo dulu akan kami sajikan khusus selama Ramadan,” tambah Koko.

Strategi Tingkatkan Daya Saing

Melalui konsep Nostalgia Ramadan, Royal Bay Hotel Makassar menargetkan peningkatan kunjungan tamu dan okupansi restoran hotel selama bulan puasa. Inovasi ini juga menjadi bagian dari strategi memperkuat daya saing di tengah persaingan bisnis perhotelan yang semakin ketat.

Manajemen berharap, konsep tematik yang unik dapat menjadi nilai tambah bagi konsumen sekaligus memperkuat citra hotel sebagai destinasi berbuka puasa favorit di Makassar.

“Dengan konsep ini, kami ingin menghadirkan pengalaman berbuka yang berbeda, berkesan, dan penuh kenangan. Bukan sekadar makan bersama, tetapi juga menikmati suasana Ramadan yang hangat,” tutup Darwin.

Melalui pendekatan tersebut, Royal Bay Hotel optimistis program Nostalgia Ramadan mampu memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan pendapatan serta memperkuat posisi hotel di pasar perhotelan Makassar selama Ramadan.