MATASULSEL.ID, MAKASSAR – Komitmen PT Pertamina (Persero) dalam membangun masa depan generasi muda kembali ditegaskan melalui peninjauan langsung Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Sekolah Anak Percaya Diri (SAPD) oleh Dewan Komisaris dan Komite PT Pertamina (Persero) bersama jajaran Direksi PT Pertamina Patra Niaga.

Program ini dijalankan oleh Integrated Terminal (IT) Makassar dan menyasar penguatan pendidikan inklusif serta pembentukan karakter anak-anak di kawasan pesisir Kota Makassar.

Kunjungan berlangsung di Sekolah Anak Percaya Diri, Kelurahan Patingalloang, Kecamatan Ujung Tanah. Kehadiran jajaran pimpinan Pertamina menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam memastikan program TJSL tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata, berkelanjutan, dan dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar wilayah operasi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Komisaris Independen PT Pertamina (Persero) Condro Kirono, didampingi Komite Audit Mohammad Imran Zulkarnain Duki serta Komite Pemantau Investasi dan Manajemen Risiko Muhammad Arfan, bersama jajaran manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi.

Dalam kunjungan ini, rombongan meninjau proses pembelajaran, berdialog dengan para pengajar, serta berinteraksi langsung dengan anak-anak peserta SAPD yang mendapatkan pendampingan pendidikan karakter dan penguatan kepercayaan diri.

Komisaris Independen PT Pertamina (Persero), Condro Kirono, menegaskan bahwa Sekolah Anak Percaya Diri merupakan cerminan peran strategis BUMN dalam mendorong pembangunan sosial yang inklusif dan berkeadilan.

“Program ini sejalan dengan komitmen Pertamina terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDGs 10 tentang Pengurangan Kesenjangan. Dampak positifnya terlihat nyata dalam pembentukan karakter dan rasa percaya diri anak-anak sejak usia dini,” ungkap Condro.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan program TJSL tidak terlepas dari prinsip keberlanjutan dan kolaborasi dengan masyarakat.

“Melalui SAPD, Pertamina Patra Niaga tidak hanya menjalankan kewajiban sosial, tetapi turut berkontribusi aktif dalam agenda pembangunan berkelanjutan. Program ini membuktikan bahwa operasional perusahaan harus menghadirkan nilai tambah sosial bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.

Sementara itu, Eni Nuraeni, pendiri Sekolah Anak Percaya Diri, menyampaikan apresiasi atas dukungan konsisten Pertamina Patra Niaga terhadap keberlangsungan program tersebut.

“Pendampingan dari Pertamina membawa perubahan besar bagi anak-anak. Mereka yang dulu kurang percaya diri kini berani tampil, berani berbicara, dan berani bermimpi. Program ini bukan sekadar tentang belajar, tetapi tentang menyiapkan masa depan,” tutur Eni.

Program Sekolah Anak Percaya Diri merupakan inisiatif TJSL IT Makassar yang berfokus pada pendidikan nonformal, penguatan karakter, serta pemberdayaan anak-anak di kawasan pesisir dan padat penduduk.

Program ini juga berkontribusi pada pencapaian SDGs 1 (Tanpa Kemiskinan) melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Melalui kunjungan ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program TJSL yang berdampak nyata, berkelanjutan, serta selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dan pencapaian target SDGs nasional maupun global.