JAKARTA — Riak kekecewaan konsumen terhadap layanan purnajual BYD di Makassar yang sempat bergulir di media sosial akhirnya mendapat respons resmi dari pihak perusahaan.

Melalui Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, manajemen menyatakan bahwa pihaknya tidak tinggal diam dan tengah menangani persoalan tersebut secara serius.

“BYD Indonesia mengetahui adanya keluhan konsumen yang beredar di media sosial dan menanggapi hal ini dengan serius,” ujarnya dalam pesan singkatnya melalui WA.

Saat ini, BYD Indonesia bersama jaringan dealer di daerah masih dalam proses komunikasi intensif dengan seluruh pihak terkait, termasuk konsumen yang bersangkutan.

Langkah ini dilakukan untuk mengumpulkan informasi secara lengkap dan akurat, sekaligus memastikan tidak terjadi miskomunikasi dalam penanganan kasus.

Pihak perusahaan menegaskan bahwa informasi yang beredar saat ini dinilai belum sepenuhnya utuh. Oleh karena itu, mereka belum dapat menyampaikan keterangan lebih rinci ke publik hingga proses klarifikasi selesai dilakukan.

“Sehubungan dengan informasi yang ada saat ini masih belum sepenuhnya lengkap, kami belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut,” tambah Luther.

Meski demikian, BYD memastikan komitmennya dalam menjaga kepercayaan pelanggan tetap menjadi prioritas utama. Perusahaan memahami bahwa kecepatan dan kejelasan respons merupakan hal krusial dalam menjaga kepuasan konsumen, terlebih di tengah pertumbuhan pasar kendaraan listrik yang semakin kompetitif.

“Kami berkomitmen untuk memastikan setiap keluhan ditangani secara tepat,” tegasnya.

Kasus ini menjadi sorotan publik di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik di Indonesia, di mana BYD menjadi salah satu pemain yang tengah agresif memperluas pasar, termasuk di wilayah Makassar.