MAKASSAR – PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD), bagian dari Lippoland, terus menegaskan perannya bukan sekadar sebagai pengembang kawasan, tetapi juga sebagai penggerak kehidupan sosial masyarakat.

Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk “Jumat Berbagi”, perusahaan ini menghadirkan pendekatan yang lebih dari sekadar bantuan: sebuah ekosistem kecil yang ikut memutar roda ekonomi lokal.

Dalam pelaksanaan terbarunya, GMTD menyalurkan ratusan paket makanan kepada masyarakat prasejahtera di kawasan Tanjung Bunga.

Penerima manfaat mencakup pekerja harian, pengemudi bentor, hingga warga sekitar yang membutuhkan. Namun menariknya, setiap paket yang dibagikan bukan berasal dari produksi massal biasa, melainkan hasil olahan pelaku UMKM lokal.

Di titik inilah program tersebut menemukan “denyut nadi”-nya. Bantuan sosial tidak berhenti pada aksi berbagi, tetapi sekaligus menjadi jembatan bagi pelaku usaha kecil untuk tetap hidup dan berkembang. UMKM diberdayakan, masyarakat terbantu, dan ekonomi lokal tetap berputar.

Kegiatan ini juga melibatkan langsung jajaran manajemen dan karyawan GMTD yang turun ke lapangan.

Kehadiran mereka bukan sekadar simbolis, melainkan bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memastikan distribusi bantuan tepat sasaran.

Chief Operating Officer GMTD, Jemmy Andreas Persang, menegaskan bahwa arah CSR perusahaan kini berfokus pada dampak berkelanjutan.

“GMTD tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, tetapi bagaimana setiap program sosial mampu menciptakan nilai ekonomi bagi masyarakat. Melalui kolaborasi dengan UMKM lokal, kami ingin memastikan bahwa setiap intervensi sosial juga berkontribusi pada penguatan ekonomi komunitas,” ujarnya.

Menurutnya, keberlanjutan sebuah kawasan tidak bisa berdiri sendiri tanpa kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.

“Kami memandang masyarakat sebagai mitra strategis dalam pertumbuhan kawasan. Kehadiran GMTD harus dirasakan secara nyata, baik dari sisi sosial maupun ekonomi. Jumat Berbagi menjadi salah satu instrumen untuk menjaga kesinambungan tersebut,” tambahnya.

Program Jumat Berbagi sendiri merupakan agenda rutin yang terus dijalankan secara konsisten. GMTD memastikan setiap inisiatif CSR tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memiliki dampak yang terukur dan selaras dengan prinsip keberlanjutan.

Ke depan, GMTD berencana memperluas cakupan program CSR ke berbagai sektor, mulai dari sosial, pendidikan, kesehatan, hingga lingkungan.

Langkah ini sejalan dengan kerangka strategis grup “Lippo Untuk Indonesia PASTI” (Pintar, Asri, Sejahtera, Tangguh, Independen), yang menjadi kompas dalam mendorong pembangunan masyarakat yang inklusif, mandiri, dan berdaya saing.

Di tengah hiruk pikuk pembangunan, program ini seperti oase kecil yang mengalirkan manfaat ke banyak arah, dari dapur UMKM hingga tangan-tangan yang membutuhkan. Sebuah pengingat bahwa pembangunan terbaik bukan hanya soal gedung yang menjulang, tetapi juga tentang kehidupan yang ikut terangkat.