JENEPONTO — Komitmen membangun budaya kerja yang religius terus ditunjukkan oleh jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto. Sejak awal Ramadhan 2025, para pegawai KUA Arungkeke secara istiqamah melaksanakan kegiatan tadarus Al-Qur’an sebelum memulai pelayanan kantor, dan hingga kini kegiatan tersebut masih aktif berjalan.
Program yang diberi nama “Beramal Sebelum Bekerja” ini menjadi salah satu ikhtiar bersama dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an di kalangan pegawai. Pelaksanaannya dilakukan dengan metode sederhana namun efektif, yakni satu orang membaca Al-Qur’an secara bergiliran, sementara pegawai lainnya menyimak dan langsung mengoreksi apabila terdapat kesalahan bacaan.
Dalam kegiatan tersebut, proses pembenaran dan perbaikan tajwid dipandu langsung oleh Ustaz Mursalim Awing, selaku penyuluh agama KUA Arungkeke, bersama Muh. Nur Rahmin, Kepala Kantor KUA Arungkeke.
Kepala KUA Arungkeke, Muh. Nur Rahmin, menjelaskan bahwa kegiatan ini sengaja dijadwalkan sebelum jam pelayanan sebagai bentuk pembiasaan spiritual di lingkungan kerja.
> “Kegiatan ini kami beri nama Beramal Sebelum Bekerja karena dilaksanakan sebelum jam pelayanan kantor. Kami mulai pukul 07.30 hingga 08.00 WITA. Ini adalah upaya pembiasaan diri agar selalu membaca Al-Qur’an setiap hari,” ujarnya.
Ia menambahkan, konsistensi kegiatan tersebut telah membuahkan hasil yang menggembirakan. Selama program berjalan, para pegawai telah beberapa kali menuntaskan khataman Al-Qur’an bersama di kantor.
Sebagai bentuk rasa syukur, setiap kali khatam Al-Qur’an biasanya diadakan syukuran sederhana dan makan bersama di kantor, yang sekaligus mempererat kebersamaan serta ukhuwah antarpegawai.
“Alhamdulillah, selama kegiatan ini berlangsung kami sudah beberapa kali khatam Al-Qur’an. Biasanya kami tandai dengan syukuran kecil-kecilan, seperti makan bersama di kantor,” tambahnya.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi rutinitas seremonial, tetapi mampu membentuk budaya kerja yang religius, disiplin, dan penuh keberkahan, sekaligus menjadi inspirasi bagi instansi lain dalam membangun suasana kerja yang produktif dan bernilai ibadah. (*)

Tinggalkan Balasan