JAKARTA — Indosat Ooredoo Hutchison resmi memperluas kolaborasi strategis dengan Google dengan menghadirkan akses Google Gemini AI Plus melalui bundling paket data untuk pelanggan IM3 dan Tri.
Setelah diuji sejak Februari lewat aplikasi myIM3 dan BIMA+, program ini akan segera menjangkau seluruh pelanggan dalam beberapa pekan ke depan.
Langkah ini menjadi kemitraan pertama di Indonesia yang menggabungkan layanan telekomunikasi dengan akses AI premium dalam satu paket.
Hasilnya, pelanggan tak hanya membeli kuota internet, tetapi juga “mesin ide” yang siap membantu aktivitas harian.
Director and Chief Commercial Officer Indosat, Bilal Kazmi, mengatakan kehadiran bundling ini memudahkan pelanggan memanfaatkan AI tanpa perlu berlangganan terpisah.
Mulai dari mengerjakan tugas, menyusun pekerjaan, hingga mencari inspirasi konten, semuanya bisa diakses dalam satu layanan.
Paket yang ditawarkan antara lain:
IM3 SATSPAM+: Kuota 150GB/28 hari seharga Rp150.000, termasuk akses Gemini AI Plus hingga 6 bulan dan benefit tambahan seperti streaming premium serta telepon dan SMS.
Tri Isi Ulang Happy: Kuota 65GB/28 hari seharga Rp100.000, dilengkapi akses Gemini AI Plus 6 bulan, layanan telepon & SMS lebih besar, Vidio Premium, serta fitur perlindungan Anti Spam & Scam.
Tak hanya itu, pelanggan juga mendapat bonus 200GB Google Cloud Storage untuk menyimpan berbagai file penting.
Di balik layar, Google Gemini hadir sebagai asisten AI yang semakin canggih. Salah satu fitur andalannya, Deep Research, mampu merangkum informasi, mempercepat pencarian data, hingga membantu eksplorasi ide.
Integrasinya dengan layanan seperti Gmail, Drive, dan Photos membuat pengalaman belajar dan bekerja terasa lebih mulus.
Perwakilan Google APAC, Rohan Tiwary, menyebut kolaborasi ini sebagai langkah penting untuk memperluas akses AI secara inklusif di Indonesia.
Ia menekankan bahwa Gemini dirancang sebagai asisten personal yang proaktif dan relevan untuk kebutuhan sehari-hari.
Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen Indosat menghadirkan teknologi yang tidak sekadar koneksi, tetapi juga solusi produktivitas.
Dengan AI kini “menumpang” di paket data, batas antara internet dan kecerdasan digital mulai memudar—membuka cara baru bagi masyarakat untuk belajar, bekerja, dan berkreasi lebih cepat dan praktis.

Tinggalkan Balasan