MAKASSAR – Upaya memperkuat kecerdasan digital di kalangan pelajar terus digencarkan.
SMP-SMA Ittihad Makassar berkolaborasi dengan Mugen Computer menghadirkan program edukasi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang menyasar peningkatan literasi teknologi siswa.
Kepala Sekolah SMP-SMA Ittihad Makassar, Evy Yanthi, menegaskan bahwa program ini menjadi bagian penting dalam membekali peserta didik agar mampu beradaptasi di era digital yang terus berkembang pesat.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi yang semakin canggih harus diimbangi dengan pengetahuan yang memadai.
“Program edukasi ini disosialisasikan kepada anak didik agar mereka cerdas dalam berdigitalisasi. Dengan perkembangan teknologi yang begitu cepat, siswa perlu memiliki pemahaman yang baik, khususnya terkait AI,” ujarnya.
Sementara itu, CMO/PIC Mugen Computer, Dragon Rei, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program “Mugen Computer Goes to School” yang telah berjalan sejak tahun 2025.
Program tersebut awalnya berfokus pada edukasi perakitan komputer, sebelum kini berkembang dengan menghadirkan materi terkait AI.
“Project Mugen Computer Goes to School ini memang kami rancang sebagai program edukasi. Sebelumnya kami membawakan materi tentang rakitan PC, dan sekarang kami menambahkan materi AI karena topik ini sedang sangat relevan,” jelasnya.
Dalam sesi edukasi terbaru, siswa diperkenalkan pada berbagai aspek AI, termasuk dampak positif dan negatif penggunaannya.
Hal ini dinilai penting agar pelajar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memahami konsekuensi dan potensi yang dimilikinya.
Dragon Rei mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya telah mengunjungi hampir 20 sekolah di Makassar, baik sekolah negeri maupun swasta.
Kunjungan ke SMP-SMA Ittihad Makassar menjadi salah satu rangkaian dari total lebih dari 20 sekolah yang telah dijangkau.
“Tujuan utama kami adalah memberikan sumbangsih di dunia pendidikan. Kami melihat masih banyak siswa yang belum memahami teknologi, baik itu rakitan PC maupun AI. Melalui program ini, kami ingin mereka mendapatkan nilai tambah, dari yang belum tahu menjadi tahu,” katanya.
Ke depan, Mugen Computer berencana untuk terus mengembangkan materi edukasi yang diberikan, serta memperluas jangkauan program ke wilayah lain seperti Kabupaten Gowa dan sekitarnya.
Meski diakui juga memiliki unsur pengenalan brand, Dragon Rei menegaskan bahwa program ini tidak berorientasi pada penjualan langsung.
“Setidaknya mereka mengenal Mugen Computer dan mendapatkan manfaat dari materi yang kami bawakan,” tutupnya.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan para pelajar tidak hanya melek teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkan AI secara bijak, kritis, dan produktif di tengah arus digitalisasi yang kian deras.

Tinggalkan Balasan