MAKASSAR – PT Vale Indonesia Tbk (“PT Vale”) menghormati kebebasan berpendapat sebagai bagian dari prinsip demokrasi, termasuk pandangan yang disampaikan oleh berbagai pihak, sepanjang dilakukan secara bertanggung jawab dan berbasis pada data yang akurat, kamis(02/04/2026).
Sehubungan dengan hasil pemantauan terkait insiden kebocoran pipa pada 23 Agustus 2025, kami memahami adanya kekhawatiran publik terhadap kondisi lingkungan dan masyarakat terdampak.
Kami memandang hal ini sebagai perhatian yang sah dan penting untuk dijawab secara terbuka, faktual, dan bertanggung jawab.
Sejak hari pertama kejadian, PT Vale telah mengambil langkah cepat dan terukur, meliputi:
● penghentian sumber kebocoran dalam waktu sesingkat mungkin;
● pembersihan menyeluruh di seluruh titik terdampak;
● pemantauan kualitas lingkungan secara berkelanjutan;
● serta koordinasi intensif dengan pemerintah dan pemangku kepentingan.
Seluruh proses pembersihan di area terdampak telah diselesaikan. Hingga 30 Maret 2026, realisasi kompensasi kepada masyarakat terdampak telah mencapai 75,65% dan terus berjalan secara transparan dan akuntabel.
Lebih dari sekadar penanganan insiden, kami juga melakukan penguatan sistem untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang, termasuk peningkatan standar operasional, sistem pemantauan, serta pengawasan internal yang lebih ketat.
Kami menegaskan bahwa PT Vale beroperasi dengan komitmen tinggi terhadap perlindungan lingkungan dan keberlanjutan. Oleh karena itu, kami terbuka terhadap dialog konstruktif, untuk memastikan setiap temuan dapat diklarifikasi secara objektif dan berbasis data.
Bagi kami, menjaga lingkungan bukan hanya kewajiban regulasi, tetapi tanggung jawab moral yang harus dibuktikan melalui tindakan nyata dan terukur.

Tinggalkan Balasan