MATASULSEL.ID, JAKARTA –  PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) mencatat kinerja impresif sepanjang 2025 pasca merger. Perusahaan membukukan pertumbuhan double digit di seluruh indikator utama, sekaligus memastikan target sinergi tahun pertama tercapai.

Pendapatan melonjak 23% year-on-year (YoY) menjadi Rp42,5 triliun. EBITDA yang dinormalisasi tumbuh 13% YoY menjadi Rp20,1 triliun dengan margin 47%.

Laba bersih yang dinormalisasi melesat 63% YoY menjadi Rp3,0 triliun. Lebih dari 90% pendapatan ditopang layanan data dan digital.

Presiden Direktur & CEO XLSMART, Rajeev Sethi, menyatakan keberhasilan integrasi pasca merger mempercepat realisasi efisiensi dan memperkuat fondasi pertumbuhan.

“Tahapan integrasi berjalan lebih cepat dari rencana, sinergi tercapai, dan kami siap melanjutkan pertumbuhan yang lebih berkualitas,” ujarnya.

Jumlah pelanggan naik 24% YoY menjadi 73 juta, dengan blended ARPU Rp39,5 ribu. Trafik layanan melonjak 38% YoY, mencerminkan meningkatnya kepercayaan dan pengalaman pelanggan. Kecepatan unduh juga tercatat naik hingga 83%.

Dari sisi jaringan, total BTS meningkat 36% YoY menjadi lebih dari 225 ribu unit. XLSMART juga menggelar layanan 5G serentak di 33 kota/kabupaten, memperkuat posisi merek XL, AXIS, dan Smartfren dalam menghadirkan konektivitas berkecepatan tinggi.

Secara finansial, sinergi merger berhasil merealisasikan nilai USD 250 juta di tahun pertama. Posisi keuangan tetap sehat dengan utang bersih Rp21,0 triliun dan Free Cash Flow Rp6,6 triliun. Belanja modal sepanjang 2025 mencapai Rp11,2 triliun untuk memperkuat integrasi dan ekspansi jaringan.

Kinerja 2025 menegaskan fase baru XLSMART sebagai operator hasil konsolidasi yang lebih efisien, solid, dan siap memimpin pertumbuhan industri telekomunikasi nasional.