MATASULSEL.ID, MAKASSAR – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 terus menegaskan komitmennya dalam membangun budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sejak dini.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan fire briefing bagi mahasiswa magang yang tengah menjalani program pemagangan di lingkungan Pelindo Regional 4.
Kegiatan fire briefing ini dilaksanakan di Terminal Penumpang Pelabuhan Makassar, Kamis (5/2/2026), dan diikuti oleh mahasiswa magang dari berbagai perguruan tinggi.
Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman dasar terkait potensi risiko kebakaran, prosedur tanggap darurat, serta langkah-langkah penyelamatan diri di area kerja pelabuhan yang memiliki tingkat aktivitas tinggi.
Division Head Operasi Pelindo Regional 4, Yusida M. Palesang, menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan kerja merupakan prioritas utama dalam seluruh aktivitas operasional perusahaan.
Menurutnya, kawasan pelabuhan memiliki karakteristik risiko yang kompleks sehingga setiap individu yang berada di dalamnya wajib memahami standar keselamatan yang berlaku.
“Pelabuhan merupakan objek vital nasional dengan dinamika operasional yang sangat tinggi. Oleh karena itu, pemahaman terhadap keselamatan kerja, khususnya pencegahan dan penanganan kebakaran, menjadi hal yang mutlak. Melalui fire briefing ini, kami ingin memastikan mahasiswa magang memiliki bekal pengetahuan yang memadai agar dapat beraktivitas secara aman di lingkungan pelabuhan,” ujar Yusida.
Ia menambahkan bahwa penerapan budaya keselamatan tidak hanya diperuntukkan bagi pekerja tetap, tetapi juga bagi seluruh pihak yang beraktivitas di area pelabuhan, termasuk mahasiswa magang, mitra kerja, dan pengunjung.
Sementara itu, Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 4, Rinto Saiful, menyampaikan bahwa kegiatan fire briefing merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan perlindungan serta pembekalan menyeluruh kepada mahasiswa magang selama menjalani proses pembelajaran di Pelindo.
“Kami ingin mahasiswa magang tidak hanya mendapatkan pengalaman kerja dan pengetahuan teknis, tetapi juga pemahaman yang kuat mengenai keselamatan dan kesehatan kerja. Ini adalah bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan kondusif bagi semua,” jelas Rinto.
Menurutnya, pembekalan K3 sejak dini diharapkan mampu membentuk karakter disiplin, kewaspadaan, serta kesadaran risiko pada mahasiswa, yang akan menjadi bekal penting saat memasuki dunia kerja profesional di masa mendatang.
Dalam kegiatan tersebut, peserta menerima materi mengenai potensi sumber kebakaran di area pelabuhan, pengenalan sistem proteksi kebakaran, jalur evakuasi, titik kumpul (assembly point), serta tata cara penggunaan alat pemadam api ringan (APAR).
Kegiatan juga dilengkapi dengan simulasi singkat terkait tindakan awal yang harus dilakukan apabila terjadi kebakaran di lingkungan kerja.
Salah satu mahasiswa magang Pelindo Regional 4, Lutvi Prastiwi, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai fire briefing sangat membantu mahasiswa dalam memahami risiko kerja di lingkungan pelabuhan.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami. Kami jadi lebih memahami risiko yang ada di pelabuhan dan mengetahui langkah yang harus dilakukan saat terjadi keadaan darurat. Fire briefing ini membuat kami merasa lebih aman dan siap selama menjalani program magang di Pelindo,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Pelindo Regional 4 berharap mahasiswa magang dapat menjalani aktivitas pemagangan dengan lebih aman, disiplin, dan bertanggung jawab, sekaligus berperan aktif dalam mendukung terciptanya budaya keselamatan kerja yang kuat dan berkelanjutan di lingkungan pelabuhan.


Tinggalkan Balasan