MATASULSEL.ID, JENEPONTO – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Jeneponto, St. Meriam memimpin rapat koordinasi guna mematangkan persiapan Pelayanan KB Serentak yang dijadwalkan berlangsung pada 9 hingga 15 Februari 2026. Rapat ini digelar di Ruang Pertemuan Kantor DPPKB Jeneponto pada Jumat (6/2/2026).

​Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam upaya pengendalian penduduk melalui akses kontrasepsi yang merata di seluruh wilayah Kabupaten Jeneponto.

​Hadir dalam koordinasi tersebut ​Sekretaris Dinas PPKB Jeneponto, Katly,
​Para Kepala Bidang lingkup DPPKB, dan​Perwakilan Penyuluh KB (PKB) dari 11 Kecamatan di Kabupaten Jeneponto.

​Dalam arahannya, Kepala Dinas PPKB Jeneponto St. Meriam menekankan pentingnya sinergi antara petugas di lapangan dengan pihak fasilitas kesehatan agar target pelayanan dapat tercapai secara maksimal.

Kadis juga menginstruksikan para Penyuluh KB untuk aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar partisipasi warga meningkat selama pekan pelayanan berlangsung.

​”Pelayanan serentak ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya nyata kita untuk hadir di tengah masyarakat dalam memberikan layanan kesehatan reproduksi yang berkualitas. Saya berharap seluruh tim, mulai dari tingkat kabupaten hingga kecamatan, solid dalam mengeksekusi rencana ini. Buat konten inovasi sebagai media publikasi dan promosi” ujar St. Meriam.

“Saya juga berharap para Penyuluh KB dapat merekrut 1 hingga 3 akseptor baru per hari”, tambahnya.

​Fokus utama dalam pelayanan serentak tahun ini adalah pemberian berbagai jenis metode kontrasepsi, mulai dari Metode Kontrasepsi Jangka Panjang hingga metode non-MKJP, yang akan tersedia di Puskesmas dan titik layanan yang telah ditentukan di setiap kecamatan.

​Melalui rapat ini, diharapkan seluruh kendala teknis dapat diantisipasi lebih awal sehingga pelaksanaan pelayanan pada 9-15 Februari mendatang dapat berjalan lancar dan tanpa hambatan. (AG)