MATASULSEL.ID, GOWA – Dalam upaya mempercepat terwujudnya pemerintahan digital yang terintegrasi dan efisien, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DiskominfoSP) Kabupaten Gowa menggelar Sosialisasi Pengisian Formulir Reviu Arsitektur dan Peta Rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual dari Peace Room Kantor Bupati Gowa, Kamis (22/1).
Pelaksana Tugas Kepala DiskominfoSP Kabupaten Gowa, Andi Tenriwati Tahri, menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan pemahaman seluruh perangkat daerah terkait tata cara pengisian formulir survei SPBE, sesuai ketentuan dari Digitama selaku pendamping penyusunan arsitektur dan peta rencana SPBE Kabupaten Gowa.
“Data hasil survei ini akan menjadi instrumen utama dalam penyusunan Arsitektur dan Peta Rencana SPBE Kabupaten Gowa, sekaligus menjadi potret kondisi eksisting implementasi SPBE di seluruh SKPD,” ujar Andi Tenriwati.
Ia mengungkapkan, sejumlah aspek akan dikaji melalui survei tersebut, di antaranya layanan digital, aplikasi, infrastruktur, tata kelola, serta pengelolaan data dan informasi.
Oleh karena itu, kualitas dan ketepatan data yang diinput oleh masing-masing perangkat daerah menjadi faktor krusial dalam penyusunan dokumen perencanaan SPBE.
“Pengisian survei ini sangat penting karena akan menghasilkan data yang valid dan dapat digunakan secara optimal. Kami berharap data yang disampaikan akurat, konsisten, faktual sesuai kondisi riil di OPD masing-masing, serta selaras dengan tugas dan fungsi perangkat daerah dan dokumen perencanaan yang dimiliki,” jelasnya.
Lebih lanjut, Andi Tenriwati menyampaikan bahwa pada tahun ini terjadi penetapan ulang atau zeroing indeks SPBE nasional. Kabupaten Gowa yang sebelumnya meraih indeks SPBE sebesar 3,62 pada tahun 2024, kini harus memulai kembali penilaian dari angka nol seiring penerapan sistem penilaian yang baru.
“Dengan sistem baru ini, seluruh daerah memulai dari awal. Target kita sejalan dengan target nasional, yaitu mencapai indeks SPBE 1,6 pada tahun 2026,” tambahnya.
Olehnya itu, ia berharap seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dapat berpartisipasi aktif dalam proses pengumpulan data dan validasi informasi SPBE.
Menurutnya, kolaborasi dan komitmen seluruh perangkat daerah menjadi kunci agar Kabupaten Gowa mampu bergerak menuju Pemerintahan Digital (PEMDI) yang lebih terintegrasi, efisien, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis teknologi.
“Transformasi digital ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja birokrasi, memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis data, serta menjadi fondasi dalam mewujudkan visi Kabupaten Gowa sebagai daerah dengan tata kelola pemerintahan digital yang adaptif dan inovatif,” pungkasnya.
Rapat koordinasi tersebut diikuti oleh seluruh Kepala Sub Bagian Perencanaan lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa, perwakilan Kecamatan Somba Opu, serta menghadirkan Mahardika dari Digitama sebagai pemateri.


Tinggalkan Balasan