MATASULSEL.ID, DONGGALA – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat keandalan rantai pasok energi di Sulawesi Tengah melalui pelaksanaan Management Walkthrough (MWT) di Terminal LPG Pertamina Trading and Services Donggala.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, bersama jajaran manajemen regional.

Management Walkthrough menjadi instrumen strategis perusahaan dalam memastikan keandalan operasional terminal LPG yang memiliki peran penting sebagai simpul distribusi energi bagi rumah tangga, sektor UMKM, dan industri di wilayah Sulawesi Tengah.

Peninjauan dilakukan secara menyeluruh, mencakup sistem penerimaan dan penyaluran LPG, kesiapan sarana dan prasarana, hingga penerapan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).

Dalam kunjungan tersebut, manajemen juga berdialog langsung dengan tim operasional untuk membahas capaian kinerja, tantangan lapangan, serta peluang peningkatan efisiensi dan mitigasi risiko operasional.

EGM Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, menegaskan bahwa kehadiran manajemen di lapangan merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan energi sekaligus memastikan operasional berjalan sesuai standar perusahaan.

“Terminal LPG Donggala memiliki fungsi strategis dalam menjamin kontinuitas pasokan LPG di Sulawesi Tengah. Melalui Management Walkthrough, kami memastikan seluruh proses operasional berjalan aman, andal, dan sesuai dengan standar yang ditetapkan, sehingga distribusi energi kepada masyarakat tetap terjaga,” ujar Deny.

Selain aspek teknis, manajemen juga menekankan penguatan budaya HSSE sebagai fondasi utama operasional, serta kesiapan sumber daya manusia dalam mendukung layanan distribusi LPG yang berkelanjutan dan berorientasi pada keselamatan.

Area Manager Communication, Relation, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menyampaikan bahwa MWT merupakan bagian dari tata kelola operasional perusahaan untuk menjaga kualitas layanan energi nasional.

“Management Walkthrough menjadi sarana evaluasi langsung penerapan standar perusahaan di lapangan. Kegiatan ini juga membuka ruang dialog yang konstruktif dengan tim operasional, sehingga potensi risiko dapat diidentifikasi lebih dini dan ditangani secara tepat,” jelasnya.

Melalui keterlibatan aktif manajemen dan penguatan sistem operasional, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus berkomitmen menjaga kelancaran distribusi LPG, mendukung stabilitas energi daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Sulawesi Tengah.